Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MASUKNYA jaringan pipa gas (jargas) ke rumah tangga warga akan diiringi dengan pengurangan kuota untuk elpiji bersubsidi.
Biaya penyaluran dan harga gas yang lebih murah membuat jargas bisa menghemat subsidi yang selama ini dikucurkan pemerintah untuk program konversi ke elpiji 3 kg yang telah berjalan lebih dari satu dekade.
"Dengan bergeraknya jargas, subsisdi elpiji Rp31 triliun seperti tahun ini akan terus turun. Penurunan subsidi akan dialihkan ke pembangunan infrastruktur jargas," terang Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurutnya, saat ini dampak secara langsung kehadiran jargas itu memang belum terasa.
Namun, bila koneksi jargas sudah mencapai ratusan ribu, efisiensinya baru akan terlihat.
"Kalau (elpiji 3 kg) dicabut itu enggak akan yah, tetapi lebih ke pengalihan saja. Katakanlah di Prabumulih (Sumsel) tahun depan itukan sudah menerapkan jargas, elpijinya otomatis akan mulai hilang sehingga subsidi akan berkurang," ucapnya.
Namun, program itu hanya akan menyasar daerah yang sudah terpasang jargas 100%.
"Untuk tahun ini baru Prabumulih yang 90% jargasnya, sedangkan tahun depan Tarakan (Kaltara) dan akan terus bergerak," terang Wirat.
Ia mencontohkan, di Tarakan, efisiensi dari pengalihan elpijio 3 kg ke jargas sudah dirasakan para pedagang gorengan.
Mereka yang biasanya menghabiskan biaya bahan bakar Rp900 ribu kini hanya mengeluarkan Rp200 ribu per bulan.
"Warga Tarakan hanya membayar Rp30 ribu untuk jargas, sedangkan ketika menggunakan elpiji melon Rp100 ribu per bulan," paparnya.
Saat ini program jargas masih berkutat pada pengerjaan teknis berupa pengukuran, survei, dan persiapan lain.
"Namun, setelah lima bulan akan terjadi percepatan serapan anggaran jargas," urainya.
Wirat mengungkapkan, pemerintah mengandalkan dana APBN dan APBD untuk pembangunan jargas dengan pelaksana PT Pertamina (persero) dan PT PGN (persero) Tbk.
Tahun ini proyek jargas ditargetkan mencapai 89 ribu sambungan rumah baru dengan investasi Rp1,3 triliun.
Untuk 2017, program itu akan menambah 200 ribu sambungan dengan anggaran Rp3 triliun lebih. (Dro/E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved