Rabu 24 Februari 2021, 13:17 WIB

Tesla Tidak Hengkang, Negosiasi Masih Pasang Surut

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
 Tesla Tidak Hengkang, Negosiasi Masih Pasang Surut

AFP
Showroom Tesla di Washington DC, AS

 

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan, rencana investasi dengan perusahaan produsen mobil listrik, Tesla Inc masih berjalan. Dia mengatakan, pemerintah masih bernegosiasi dengan perusahaan tersebut sampai saat ini.

"Ini masih negosiasi. Enggak ada yang hengkang. Jadi masih berproses. Kalau orang deal-deal-an itu biasa pasang surut. Belum berakhir ini," ujar Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (24/2).

Bahlil mencontohkan, saat pihaknya bernegoisasi dengan perusahaan asal Korea Selatan, LG Energy Solution, anak usaha LG Chem pada 2020 lalu, juga membutuhkan waktu yang tidak lama. Rencana investasi perusahaan tersebut menyangkut soal pengembangan baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

"Saya juga saat negosiasi dengan LG itu kan negoisasinya pasang surut juga. Satu tahun lebih baru clear (beres). Jangan pesimis, barang ini (negosiasi dengan Tesla) masih berjalan terus," ungkap Bahlil

Bos BKPM itu menyebut, komunikasi awal rencana kerja sama investasi dengan perusahaan milik Elon Musk itu dimotori oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

"Proses awal komunikasinya dilakukan oleh Kemenko Marves. Kami di belakangnya. Tapi, saya akan coba komunikasi dengan Pak Menko (Luhut Binsar Pandjaitan) sejauh apa (perkembangan) terakhirnya," tandas Bahlil.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Tesla telah memilih Karnataka, sebuah provinsi bagian selatan India yang ibukotanya adalah Bangalore, untuk memproduksi kendaraan listrik tersebut, dilansir Bloomberg pada Senin (15/2) lalu.

Tesla dikabarkan tengah bernegosiasi dengan pejabat lokal India selama enam bulan dan secara aktif mempertimbangkan perakitan mobil di pinggiran kota Bangalore.

Selain India, Indonesia juga tengah dilirik Tesla. Namun, sampai saat ini rencana investasi keduanya belum mendapat kepastian.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi enggan membeberkan hasil pembahasan rapat kerja Tesla dengan pemerintah beberapa waktu lalu.

"Kesepakatan Non-Disclosure Agreement (NDA) antara Pemerintah Indonesia dengan Tesla sangat strict (ketat). Saya tidak bisa berkomentar banyak," ujarnya kepada Media Indonesia pada (15/2). (E-3)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Pemerataan Akses Internet jadi Kunci Kemajuan Ekonomi Nasional

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 12:05 WIB
Parlin mendorong anggota APJII yang mayoritas berbasis di DKI Jakarta, menjalin kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah dan anggota APJII...
Antara

Lelang 7 SUN Pekan Depan Ditargetkan Raup Rp45 Triliun

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:05 WIB
DIREKTORAT Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan melelang 7 Surat Utang Negara (SUN) ditargetkan...
emas

Harga Emas Jatuh 5,8 Dolar AS Setelah Pengumuman The Fed

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 10:15 WIB
HARGA emas berjangka kembali tergelincir pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (19/6), membukukan kerugian untuk hari kedua...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya