Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Bendungan Tapin Berpotensi Ciptakan Sentra Ekonomi Baru

Andhika Prasetyo
18/2/2021 15:25
Bendungan Tapin Berpotensi Ciptakan Sentra Ekonomi Baru
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono meninjau Bendungan Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (18/2).(Biro Pers Setpres)

SAAT meresmikan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (18/2), Presiden Joko Widodo sempat berdialog dengan salah seorang penduduk setempat bernama Atal Amos.

Atal mengaku sangat bersyukur dengan dibangunnya infrastruktur tersebut. Kehadiran Bendungan Tapin diharapkan secara bertahap dapat mengubah kehidupan masyarakat yang berada di sekitarnya.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir dan pengairan bagi pertanian, Bendungan Tapin juga berpotensi untuk menjadi area wisata. Potensi tersebut hendak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sehingga mereka bisa memiliki sumber mata pencaharian baru.

"Dengan adanya bendungan ini kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton. Kami ingin masyarakat diberdayakan melalui desa pariwisata. Kami sangat senang jika ini bisa membuka lapangan kerja baru," tuturnya.

Atal merupakan warga yang sebelumnya tinggal di sekitar wilayah bendungan yang kemudian direlokasi untuk pembangunan infrastruktur tersebut. Ia bersama seluruh warga yang direlokasi telah memperoleh uang ganti rugi yang mereka gunakan untuk membeli lahan dan membangun rumah baru di wilayah hilir dengan kualitas yang lebih baik.

"Sekarang sudah bangun rumah di bagian hilir, dekat bendungan juga. Sekarang lumayan lebih bagus, nanti Bapak bisa lihat di sekitar pinggir jalan sana," tuturnya.

Presiden Jokowi, hari ini, meresmikan Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan. Empat hari sebelumnya, kepala negara meresmikan Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur.

Begitu masifnya upaya pemerintah dalam membangung bendungan dalam enam tahun terakhir bukanlah tanpa alasan. Infrastruktur tersebut memiliki fungsi berganda yang sangat menguntungkan bagi masyarakat. (P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya