Kamis 14 Januari 2021, 22:08 WIB

Gagal Mendarat di Bandara Pontianak, Lion Air : Cuaca Buruk

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Gagal Mendarat di Bandara Pontianak, Lion Air : Cuaca Buruk

Ilustrasi
Insiden pesawat

 

MASKAPAI Lion Air penerbangan JT-684 gagal mendarat di Bandar Udara Internasional Supadio di Kubu Raya, Kalimantan Barat (PNK) pada Rabu (13/1) akibat cuaca buruk.

Pesawat yang terbang dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) itu terpaksa mengalihkan pendaratan (divert) di Bandar Udara Internasioal Hang Nadim, Batam Kepulauan Riau (BTH)

 "Pada saat mendekati Bandar Udara Internasional Supadio, pilot mendapat informasi dari petugas pengatur lalu lintas udara mengenai perubahan kondisi cuaca yang kurang baik (bad weather)," ungkap Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Kamis (14/1).

Danang menjelaskan, pengalihan pendaratan tersebut bertujuan untuk mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan dikarenakan jarak pandang pendek yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pendaratan.

Baca juga : Pelindo III & Sarinah Dorong Pemberdayaan UMKM di Pelabuhan Benoa

"Akhirnya pilot memutuskan melakukan pengalihan pendaratan (divert) di Bandar Udara Internasioal Hang Nadim. Lion Air penerbangan JT-684 mendarat pukul 15.15 WIB," tuturnya.

Namun, setelah pihaknya mendapatkan informasi bahwa jarak pandang di Bandar Udara Internasional Supadio sudah memenuhi kualifikasi lepas landas dan mendarat, pesawat tersebut kembali menerbangkan ke Pontianak menggunakan nomor JT-684D.

"Lion Air dengan penerbangan JT-684D mengudara dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim pukul  16.18 WIB dan sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Supadio pada 17.53 WIB (13/1)," pungkas Danang.

Dalam penerbangan itu, Lion Air membawa tujuh awak pesawat, 132 penumpang dewasa, tiga anak-anak dan dua balita. (OL-2)

 

Baca Juga

DOK Seraya Perkasa Mututama

Seraya Gears Pabrik Roda Gigi Pertama di Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 00:16 WIB
Pabrik roda gigi yang terletak di Cikarang Pusat, Indonesia, itu memiliki mesin dengan kapasitas sampai dengan diameter 5,5 meter,...
MI.Ramdani

INA dan UU Cipta Kerja Menjadi Penggerak Investasi 2021  

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:26 WIB
" Dua komponen ini jadi penggerak investasi yang menurut saya cukup menarik di 2021 dan selanjutnya," kata Ketua Umum Asosiasi...
Antara

Anggaran Kemeparekraf Dipotong Rp342 Miliar untuk Vaksinasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:25 WIB
"Program pendidikan dan pelatihan avokasi tidak terkena lakukan penghematan tetap menjadi Rp994 miliar," kata Mantan Wakil...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya