Selasa 08 September 2020, 06:00 WIB

Keringanan Pajak Dorong Sektor Properti Tumbuh

GANA BUANA | Ekonomi
Keringanan Pajak Dorong Sektor  Properti Tumbuh

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
PENJUALAN MULAI MEMBAIK: Proyek pembangunan sebuah kompleks perumahan berlangsung di kawasan BSD City Tangerang, Banten.

 

MULAI menggeliatnya penjualan sektor properti, khususnya pada wilayah Jabodetabek dan Banten, setelah pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) perlu
dipertahankan agar sektor properti terus tumbuh di masa pandemi seperti saat ini.

Karena itu, peran pemerintah sangat dibutuhkan terutama dengan memberikan keringanan pajak baik berupa pemotongan ataupun penundaan pembayaran.

“Ini sudah kami sampaikan ke pemerintah. Kami juga meminta pengurangan biaya operasional seperti listrik dan air. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan asosiasi pengusaha terkait hal ini,” tutur Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan Realestat Indonesia (REI) Hari Ganie dalam webinar bertema Investasi dan promosi properti ketika pandemi, yang digelar Jagatbisnis, di Jakarta, belum lama ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Indonesia Property Watch (IPW), nilai penjualan pasar perumahan Jabodetabek-Banten untuk pasar primer atau primary market naik 81,4% secara kuartal atau quarter-onquarter (qoq) sebesar 81,4% di kuartal II 2020. Kenaikan itu terjadi setelah nilai penjualan perumahan di wilayah itu anjlok 50,1% qoq pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan nilai penjualan perumahan Jabodetabek-Banten terjadi saat harga rata-rata unit perumahan pada wilayah itu menyusut.

Di Cilegon misalnya, tren harga rata-rata unit di wilayah itu tercatat merosot 33,3% qoq menjadi Rp285,84 juta di kuartal II 2020. Sebelumnya, harga ratarata unit di daerah tersebut mencapai Rp428,73 juta di kuartal I 2020. Penurunan harga rata-rata juga dijumpai di wilayah Jakarta dan Tangerang. Menurut Hari, kewajiban mempertahankan geliat sektor properti tentunya bukan peran pemerintah semata.

Pengembang pun harus ikut andil. Para pengembang pun dapat merestrukturisasi kewajiban kepada perbankan agar tetap bertahan di masa pandemi. Langkah efisiensi perlu dilakukan pula semisal pengembang fokus pada aset yang sudah ada dan tak membeli tanah baru. “Pembangunan lebih baik berupa rumah tapak daripada apartemen sebab pembangunan rumah tapak kan tak mesti harus besar seperti apartemen,” ungkap dia. Hal yang tak kalah penting juga ialah pengembang perlu membangun rumah yang sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, sekarang sedang tren work from home (WFH). Guna menyiasati itu, para pengembang dapat membangun rumah yang dapat memenuhi kebutuhan WFH. “Jangan dilupakan, rumah perlu menjaga kesehatan para penghu ninya yang lebih banyak beraktivitas di rumah dengan membuat ruang terbuka hijau dan ventilasi yang baik,” jelas Hari.

Pergeseran segmen

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda menyampaikan peningkatan pasar perumahan Jabodetabek dan Banten mungkin akan terjadi lagi di triwulan berikutnya bila kondisi pandemi tidak semakin buruk.

Menurut Ali, kenaikan pasar lantaran adanya pergeseran segmen menengah ke segmen menengahbawah yang membuat pertumbuhan pada segmen harga di bawah Rp300 juta meningkat. Tingkat permintaan di segmen harga Rp1 miliar tumbuh cukup tinggi, tapi secara harga jual rata-rata masih terlihat ada penurunan. “Sebagian pengembang yang menyasar pasar pada kisaran harga Rp500 juta sampai Rp1 miliar terjebak dalam segmen ‘harga tanggung’. Di beberapa lokasi, pasokan rumah pada kisaran harga tersebut jadi terlalu tinggi di  tengah penurunan daya beli,” pungkas Ali. (S-3)

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A

Erick Diharapkan Bawa Ekonomi Syariah Hingga Skala UMKM

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:44 WIB
Masyarakat umum akhirnya bisa melihat dan merasakan manfaat pembiayaan dari perekonomian syariah...
Dok.. Pribadi

Lebak Bulus Masih Jadi Magnet Kembangkan Hunian Sehat

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:41 WIB
"Kualitas udara di Lebak Bulus bahkan cenderung seperti di Bogor, karena masih banyaknya pepohonan yang sangat membantu menurunkan...
Ist

Musim Hujan, Ini Cara Atasi Dinding Rembes

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:25 WIB
Banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan di rumah. Salah satunya, mengecek kembali bagian-bagian rumah dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya