Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Antisipasi ke Depan, Satria Mega Kecana Tbk Tidak Bagi Dividen

Raja Suhud
23/7/2020 12:02
Antisipasi ke Depan, Satria Mega Kecana Tbk  Tidak Bagi Dividen
Presiden Direkturt Satria Mega Kencana Tbk Stevano Rizki Adranacus memaparkan hasil RUPS Tahunan.(Dok. Satri Mega Kencan )

PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) tidak membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya sebagai antisipasi dampak dari pandemi covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan ke depan. 

Keputusan tidak membagikan dividen telah mendapatkan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham tahunan.

”Tahun ini menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pelaku industri pariwisata dan hotel karena kondisi pandemi ini berada di luar ekspektasi,”kata  Presiden Direktur PT Satria Mega Kencana Tbk Stevano Rizki Adranacus di Jakarta, Rabu (22/7)

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, perseroan melihat kondisi pasar pariwisata  belum bergairah. Oleh karena itu perseroan tidak bisa mematok target pertumbuhan bisnis yang agresif dan cenderung  konservatif, hanya untuk  menutup biaya operasional. 

Stevano mengungkapkan pencapaian hingga 50% dari tahun lalu dinilai sudah positif dengan kondisi perhotelan dan pariwisata terkena dampak dari pandemi ini.

Disampaikannya, okupansi perhotelan yang dimiliki perseroan hanya capai 5% pada Maret. Masih terpukulnya bisnis yang digeluti perseroan, menjadi alasanbagi peseroan untuk tidak melakukan ekspansi bisnis baik akuisisi ataupun menambah landbank. 

Perseroan menjalankan kegiatan usahanya melalui entitas anak yaitu PT  Dwimukti Mitra Wisata (DMW) dan PT Tanjung Karoso Permai (TKP).  DMW bekerja sama dengan pemilik merk Sotis Hotel, merupakan operator dari tiga hotel yang dimiliki oleh perseroan yaitu Sotis Hotel Falatehan Jakarta, Sotis Hotel Pejompongan Jakarta dan Sotis Villa Canggu Bali.

Sementara itu, TKP memiliki aset tanah dan akan mengoperasikan kawasan di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya. DMW sebagai pemegang kendali perhotelan akan terus mengembangkan perhotelan dari aset yang dimiliki oleh perseroan di masa yang akan datang. Sedangkan TKP akan berfungsi sebagai kendaraan yang akan mewujudkan rencana strategis perseroan jangka waktu panjang dalam meningkatkan zona pariwisata di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Raja Suhud
Berita Lainnya