Sabtu 11 Juli 2020, 04:50 WIB

Dua KEK Baru di Batam Tinggal Tunggu PP

(Mir/E-2) | Ekonomi
Dua KEK Baru di Batam Tinggal Tunggu PP

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd
KETUA Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Airlangga Hartarto

 

KETUA Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Airlangga Hartarto menyetujui pembentukan dua KEK baru, yakni Nongsa Digital Park (NDP) dan MRO Batam Aero Technic (BAT) yang berlokasi di Batam, Kepulauan Riau. Pihaknya akan segera merekomendasikan itu ke Presiden untuk menetapkan kedua KEK itu melalui peraturan pemerintah.

"Nongsa Digital Park dan MRO Batam Aero Technic kita setujui untuk ditetapkan sebagai KEK karena telah memenuhi syarat. Setelah KEK ditetapkan, akan diberikan waktu paling lama tiga tahun sampai KEK siap beroperasi dan dilakukan evaluasi pembangunan setiap tahunnya," kata Airlangga dalam siaran persnya, kemarin.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto menjelaskan, KEK Nongsa Digital Park memiliki luas lahan 166,45 hektare dengan total investasi Rp16 triliun. Rinciannya, investasi pembangunan kawasan Rp1.092 triliun dan investasi tenant Rp14.908 triliun. Total tenaga kerja yang akan terserap diharapkan mencapai 16.500 orang.

Pengusul dari KEK Nongsa Digital Park ialah PT Taman Resor Internet (PT Tamarin), salah satu anak perusahaan dari grup PT Citra Agramasinti Nusantara yang bergerak di bidang pariwisata, industri kreatif, IT, dan kawasan industri.

Di kawasan tersebut juga sudah ada investor yang masuk, seperti PT Kinema untuk IT Apple Academy dan calon investor data center PT Nexus, D-Town Commercial Center.

Kemudian KEK MRO Batam Aero Technic memiliki luas lahan 30 hektare dengan kegiat an utama industri maintenan ce, repair, dan overhaul (MRO). Nilai investasinya ditaksir men capai Rp6,2 triliun sampai dengan 2030. KEK itu diproyeksikan dapat menyerap tenaga kerja hingga 9.976 orang pada 2030.

Pengusulnya ialah PT Batam Teknik yang beroperasi sejak 2014 di Bandar Udara Internasio nal Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, sebuah perusahaan penyedia jasa perawatan dan perbaikan pesawat.

Kehadiran KEK itu diharapkan dapat menghemat devisa 65% hingga 70% dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional senilai Rp26 triliun per tahun yang selama ini mengalir ke luar negeri. (Mir/E-2)

Baca Juga

Antara

Sandiaga akan Buka Perjalanan Bebas Covid-19 Sanur- Gili Trawangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 11 Mei 2021, 00:30 WIB
Gili Trawangan dianggap sudah masuk zona hijau penularan covid-19 sehingga bisa dihubungkan kawasan wisata zona lainnya seperti yang ada di...
Dok. Bank Syariah Indonesia

Kerja Sama BSI dan Sinarmas Mudahkan Milenial Miliki Hunian

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 10 Mei 2021, 23:16 WIB
BSI dan Sinarmas Land bertekad mendorong pertumbuhan sektor properti melalui berbagai kemudahan yang dihadirkan bagi masyarakat dalam...
Dok. Diamondland

Di tengah Tekanan Pandemi, Laba Bersih Diamonland Naik 109,77%

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 10 Mei 2021, 23:13 WIB
Berdasarkan laporan keuangan pada 2020, perusahaan berhasil mencatat pencapaian laba bersih  hingga 109,77 persen dari tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya