Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR keuangan syariah harus dapat mengikuti perkembangan dunia keuangan saat ini.
Salah satu poin utamanya ialah link and match antara pendidikan ekonomi syariah dan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kaitan itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan saat ini terdapat hal menggembirakan karena program studi terkait ekonomi keuangan syariah sudah ada di berbagai strata dan sangat banyak.
"Diharapkan, mereka menjadi pegiat ekonomi syariah, baik keilmuan maupun praktik, sehingga ke depan industri syariah memiliki SDM yang siap di pasar global," terang Menkeu di sela-sela milad Indonesia Association of Islamic Economist (IAIE) di Jakarta, Kamis (3/3).
Namun, meski sudah banyak lulusan untuk sektor keuangan syariah, ia menyebutkan kualitas mesti ditingkatkan.
Bambang melihat saat ini kesempatan kerja lulusan sektor syariah masih kalah bersaing dengan lulusan nonsyariah saat tes kerja di sektor syariah.
Hal itu, kata dia, harus segera diperbaiki agar kampus bisa lebih menyesuaikan kebutuhan dunia kerja.
"Kampus jangan merasa eksklusif. Merasa punya serapan keilmuan. Kebutuhan dunia kerja yang mempunyai kebutuhan jadi tidak diakomodasi," tukasnya.
"Tugas IAIE ialah menjembatani kurikulum ekonomi syariah yang mendekatkan dunia akademik degan dunia kerja," jelas Bambang yang juga merupakan Ketua Umum IAEI.
Isu itu perlu menjadi perhatian karena.
Menurut Menkeu, saat ini perkembangan sektor keuangan sudah jauh lebih dinamis ketimbang masa lalu.
"Sekarang ancaman krisis bisa datang setiap saat hanya berdasar dari rumor, gosip, atau kabar keuangan yang beredar."
Di sisi lain, ia juga menginginkan adanya kontribusi nyata dari sektor syariah bagi perekonomian nasional.
Bambang mengingatkan pelaku industri syariah agar jangan terjebak dan terlalu asyik membahas perkembangan industri tanpa melihat kontribusi pada perekonomian nasional. (Dro/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved