Selasa 23 Juni 2020, 13:01 WIB

Kementan Perkuat Peran Kostratani Sebagai Pembangunan Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Perkuat Peran Kostratani Sebagai Pembangunan Pertanian

Ist/Kementan
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi.

 

PERAN Komando Strategi Pembagunan Pertanian (Kostratani) untuk pertanian sangat penting. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memperkuat peran Kostratani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian Nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan bersama Kepala BPPSDMP Kementan, Selasa (23/06). Tema yang diangkat adalah ‘Penguatan Peran BPP (Kostratani) sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian’.

Daalm acara Ngobras, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi pertanian saat ini adalah mencukupi pangan bagi seluruh rakyat indonesia. 

“Kita harus memastikan ketersediaan pangan di seluruh tanah air, baik ketersediaan barang pangan maupun ketersediaan akses untuk mendapatkannya. Untuk itu, saya mengajak seluruh penyuluh dan petani untuk untuk tetap sehat di situasi pandemi covid-19. Dengan sehat kita bia menjalankan tugas sebaik-baiknya," ujar Mentan.

"Bisa mendampingi petani untuk genjot produksi, sama-sama turun ke lapangan, sama-sama tanam, olah tanah, panen, mengolah hasil panen, mendistribusikan hasil panen, sehingga petani mendapat penghasilan yang layak,” tutur SYL, sapaan akrab Syahrul Yasin Limpo.

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan Kostratani termasuk dalam Program Utama Kementan.

“Diantara 10 Program Utama Kementan, salah satunya adalah Pengembangan Komando Strategi Pembagunan Pertanian Tingkat Kecamatan  (Kostratani)," ujar Dedi.

"Program lainnya adalah fasilitas pembiayaan, infrastruktur, dan alat mesin pertanian (alsintan), kredit usaha rakyat (KUR ) dan lainnya. Kemudian peningkatan produksi tanamam pangan melalui pengembangan kawasan Berbasis  korporasi (Propaktani), dan pengembangan kawasan hortikultura (sayuran, tanaman obat, buah-buahan dan porkutura) berdaya saing (Gedor Horti),” papar Dedi.

Selait itu program utama Kementan lainnya adalah gerakan nasional peningkatan produktivitas, produksi, dan daya saing perkebunan (Grasida), peningkatan populasi dan produktivitas, mutu gerak ternak potong dan unggas (Sikomandan), akselerasi pemanfaatan Inovasi teknologi dan perbanyakan atau produksi benih/bibit hasil litbang.

Ada juga pengentasan daerah rentan rawan pangan melalui family farming. Petani Masuk Sekolah (PMS), distribusi dan pengendalian harga pokok, diversifikasi pangan. Juga Penguatan layanan perkarantinaan dan akselerasi ekspor melalui program tiga kali lipat ekspor (Gratieks).

“Kostratani atau Komando Strategis Pembangunan Pertanian, berada di tingkat kecamatan. Kostratani men-support dan terlibat langsung pada seluruh program Kementan. Kostratani juga sebagai pelaksana utama program strategis Kementan,” katanya.

Pada pelaksanaannya, Kostratani  bekerjasama dengan PJ Provinsi yaitu Kostrawil, PJ Kabupaten yaitu Kostrada, dan Kostratanas ditingkat pusat. Kostratani juga dibantu sepenuhnya oleh Babinsa.

Dedi menambahkan, Gerakan Kostratani juga menjadi bagian dalam program kegiatan BPPSDMP, selain penyuluhan, pendidikan dan pelatihan vokasi mendukung penumbuhan pengusaha pertanian milenial, serta penyuluhan, pendidikan dan pelatihan vokasi mendukung program utama Kementan.

“Ada beberapa peran Kostratani yang harus dijalankan. Yaitu sebagai pusat data dan informasi, juga pusat gerakan pembangunan pertanian. Kostratani juga menjadi pusat pembelajaran, konsultasi agribisnis, termasuk juga pusat pengembangan jejaring kemitraan,” terangnya.

Dedi menjelaskan bahwa penguatan BPP Kostratani untuk mendukung gerakan pembangunan pertanian dilakukan dengan berbagai cara. Seperti pendampingan dan pengawalan gerakan pembangunan pertanian, dan kolaborasi penyuluh pertanian dan petugas teknis fungsional lainnya.

“Kostratani juga menjadi manajemen gerakan pembangunan pertanian di kecamatan, serta memiliki peran dan mendapat dukungan Kostrada, Kostrawil, dan Kostratanas,” tuturnya.

Salah satu peran penting Kostratani adalah menumbuhkan petani pengusaha milenial. Caranya, dengan peningkatan kapasitas pemuda perdesaan di bidang pertanian, juga pengembangan wirausahawan muda perdesaan. Selain itu, Kementan juga memfasilitasi akses permodalan.

“Implementasi penumbuhan pengusaha pertanian milenial dilakukan dengan pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, dan Bimtek. Kita juga memberikan akses modal seperti KUR, juga dengan demplot dan Insentif,” katanya. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA

Transaksi Berlimpah di Festival Belanja

👤Gana Buana 🕔Jumat 04 Desember 2020, 01:15 WIB
SEDIKITNYA 250 platform online akan meramaikan Festival Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 yang dikawal Asosiasi E-Commerce...
Dok. Apple TV

Sony Hadirkan Aplikasi Apple TV di Smart TV

👤MI 🕔Jumat 04 Desember 2020, 01:00 WIB
PENGGUNA smart TV Sony model tertentu kini dapat mengakses aplikasi Apple TV dan menikmati layanan Apple TV+, Apple TV...
MI/Pius Erlangga

Kementerian ATR Dukung Penertiban Aset Pemda dan BUMN

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 04 Desember 2020, 00:05 WIB
Percepatan pendaftaran tanah yang dilakukan, ungkapnya, terus berlangsung hingga saat ini. Termasuk pendaftaran aset tanah pemda dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya