Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog mengakui kesulitan untuk menyerap gabah beras di Sulawesi Tengah. Hal ini disebabkan kualitas produk petani yang buruk akibat musim hujan.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi, mengatakan pihaknya khawatir apabila gabah tetap diserap, perusahaan akan merugi. Sebab, produk tersebut berisiko tinggi dan kemungkinan sulit dijual.
Baca juga: Petani Sulteng Surplus Beras Meski Pandemi Covid-19
"Kondisi kadar airnya di atas 35% karena musim hujan. Kotorannya juga tinggi sekali. Lalu siapa yang menanggung? Risikonya tinggi sekali," ujar Tri dalam konferensi pers virtual, Senin (18/5).
Berdasarkan pengamatan di lapangan, Bulog menemukan kondisi beras petani di Sulawesi Tengah memiliki kualitas di bawah standar. Ini menjadi alasan Bulog yang belum berani menyerap gabah beras.
Jika terjadi kerugian, lanjut Tri, akan berdampak pada kinerja keuangan Bulog. Seperti diketahui, kinerja Bulog akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara berkala.
Baca juga: Bulog Pastikan Stok Gula Aman Sampai Lebaran
"Sebab, kami diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan," imbuhnya.
Secara nasional, Bulog baru menyerap 320 ribu ton gabah beras atau sekitar 22%. Sedangkan target penyerapan hingga akhir tahun sebesar 1,4 juta ton. Penyerapan beras yang dilakukan Bulog mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2020.
Lebih lanjut, Tri menuturkan bahwa entitasnya tengah memaksimalkan penyerapan gabah beras dengan kapasitas 200 ribu ton per hari.(OL-11)
PERUM Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah menyatakan kesiapan penuh menjalankan penugasan pemerintah dalam penyerapan gabah dan beras sepanjang 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Filosofi siaga sebelum bencana harus menjadi budaya kerja sekaligus budaya hidup
ATLET asal Sulawesi Tengah, Brigpol Akyko Micheel Kapito, dipastikan memperkuat tim nasional Teqball Indonesia pada Sea Games Thailand 2025.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved