Kamis 24 Oktober 2019, 00:20 WIB

Menkeu Antisipasi Defisit Anggaran

MI | Ekonomi
Menkeu Antisipasi Defisit Anggaran

MI/Ramdani
Menteri Keuangan Sri Mulyani

 

MENTERI Keuangan yang baru saja dilantik untuk periode keduanya di pemerintahan Joko Widodo, Sri Mulyani Indrawati, menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 144/PMK.05.2019 yang berisi pembiayaan prakiraan defisit APBN 2019.

Ia mengungkapkan PMK itu dibuat sebagai respons pemerintah atas situasi ekonomi Indonesia yang tak bisa lepas dari lesunya perekonomian global. Ia juga telah meminta seluruh kantor wilayah pajak untuk terus memantau gejolak perekonomian dari dunia usaha di daerah masing-masing.

"Ini indikator yang perlu kita waspadai. Kita perlu meningkatkan dukungan ke ekonomi kita sehingga jangan sampai penurunan itu diakselerasi atau diperkecil, tapi bisa lebih dinetralkan melalui kebijakan, instrumen, serta resources yang ada," ujar Sri Mulyani di kantornya, kemarin.

Dalam PMK itu disebutkan bahwa defisit 2019 diperkirakan melampaui target defisit APBN 2019. Untuk menambal beban defisit yang melampaui target itu, digunakan tambahan pembiayaan melalui dana saldo anggaran lebih (SAL), penarikan pinjaman tunai, dan penerbitan surat berharga negara (SBN).

Dalam APBN 2019, target defisit dipatok di angka 1,84%. Namun, Sri mengutarakan, dengan kondisi saat ini, kemungkinan melebarnya defisit dari target dapat terjadi.

Melalui penerbitan PMK itu, ia mengharapkan potensi turunnya masalah kepercayaan pelaku usaha di Indonesia dapat diantisipasi.

"Karena APBN menjadi instrumen countercyclical. Kalau ekonomi lemah, kita harus menggunakan instrumen itu untuk meminimalkan dampak pelemahan itu," imbuh Sri.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk mengubah mental kerja dalam rangka mendorong program Presiden Joko Widodo. (Mir/E-2)

Baca Juga

AFP

RAPBN 2023: Asumsi ICP US$90 per Barel, Lifting Minyak Turun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 17:48 WIB
Ketidakpastian global yang dipicu perang Rusia-Ukraina, turut memengaruhi pemerintah dalam merumuskan asumsi ICP, serta target lifting...
Istana Kepresidenan/Agus Suparto

APBN 2023 Difokuskan pada Lima Agenda Utama

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 17:37 WIB
Belanja Negara dalam RAPBN 2023 direncanakan sebesar Rp3.041,7 triliun yang meliputi, belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.230,0 triliun,...
ANTARA FOTO/	M RISYAL HIDAYAT

Alokasi Anggaran Bansos Naik untuk Dukung Inisiatif Program Kemensos

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:53 WIB
Anggaran perlindungan sosial dalam RAPBN 2023 diusulkan menjadi Rp479,1 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang berkisar Rp431...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya