Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka meningkatkan efektivitas Post Clearance Audit (PCA) dan kontribusi Indonesia terhadap ASEAN, Bea Cukai bersama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai menyelenggarakan ASEAN Workshop on Post Clearance Audit dengan tema ‘Increasing The Effectiveness of PCA Through Customs and Tax Cooperation’ pada 1-3 Oktober 2019 lalu.
Workshop yang diikuti 14 delegasi negara ASEAN dan 21 perwakilan Kementerian Keuangan R tersebut diselenggarakan di Aula Padang Soedirjo Pusdiklat Bea dan Cukai, Jakarta.
Pelatihan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan ASEAN Customs Capacity Building Working Group (CCBWG) yang meminta Indonesia membagi pengetahuan dan pengalaman di bidang kepabeanan kepada negara ASEAN.
Kepala Pusdiklat Bea dan Cukai, Harry Mulya, mengatakan bahwa materi yang didapatkan peserta merupakan materi penunjang PCA dan Report PCA. Selain itu juga terdapat materi audit standar dan perencanaan serta kerjasama bea cukai dan pajak.
“Materi yang telah didapatkan itu meliputi berbagai hal, mulai dari background and benefit PCA, legal operational framework for PCA sampai customs and tax cooperation. Selain itu juga disampaikan country report terkait bea dan cukai di negara masing-masing,” ungkap Harry.
Direktur Audit Kepabeanan dan Cukai, Kushari Suprianto, memaparkan country report kepabeanan Indonesia dan mengajak delegasi untuk melihat langsung proses targetting audit, quality assurance, dan closing audit yang dilakukan Bea Cukai Indonesia. Delegasi juga berkesempatan untuk melihat bagaimana Radio Kanal BC dan Bravo Bea dan Cukai dijalankan.
Penyelenggaraan workshop tersebut kemudian diharapkan agar negara-negara ASEAN dapat mengambil hal-hal dari Indonesia dalam rangka meningkatkan efektivitas PCA melalui kerja sama antara perpajakan dan kepabeanan untuk diterapkan ke negara masing-masing. (OL-09)
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved