Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Tahun 2019 merupakan tahun ke-5 diselenggarakannya Progam Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Program pertukaran pelajar yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN merupakan bagian dari Program BUMN Hadir untuk Negeri.
Program SMN memberikan peluang bagi seluruh siswa atau siswi dari kelas XI SMU/ SMK dan Sekolah Luar biasa dari seluruh kabupaten di satu provinsi untuk berkompetisi meraih kesempatan menjadi peserta SMN yang akan diberangkatkan ke provinsi lain. Mereka akan berinteraksi langsung dengan mempelajari seni, budaya saat mengunjungi pusat wisata dan ekonomi provinsi lainnya. Tujuan program tersebut adalahuntuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa.
Program SMN menjadi agenda tetap BUMN yang telah dilakukan BUMN selama lima tahun terakhir. “Tahun ini, Bank BTN kembali dipercaya menjadi koordinator Program BUMN Hadir untuk Negeri di Bengkulu bersama mitra kami, yaitu Perum Percetakan Republik Indonesia atau PNRI, Peruri dan PT Pos Indonesia, ” kata Direktur Utama Bank BTN, Maryono.
Bank BTN bersama PNRI, Peruri dan Pos Indonesia berhasil menyaring 23 siswa-siswi dari seluruh Kabupaten di Bengkulu yang duduk di kelas XI dari SMA, maupun SMK dan dua diantaranya adalah siswa SLBN. Mereka yang terpilih telah melalui proses seleksi yang ketat dan berhasil memenuhi kriteria sebagai siswa berprestasi, berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki kecakapan dalam bidang seni dan mudah bersosialisasi serta berbudi pekerti yang baik.

Mereka telah mengikuti Program Siswa Mengenal Nusantara selama sepekan di Nusa Tenggara Barat sejak tanggal 13 Agustus hingga 20 Agustus 2019.
Sebelum berangkat, para Siswa SMN diberi pembekalan materi mengenai penulisan jurnalistik dan pembuatan video blog. Diharapkan, siswa SMN dapat lebih aktif membagikan pengalaman mereka secara positif lewat media sosial dan dapat menuliskan perjalanan dan pengalaman mereka untuk dipublikasikan dalam bentuk Diary SMN. Selain pengetahuan tambahan mengenai jurnalistik, para siswa juga meninjau langsung proses pengiriman surat atau paket yang dilakukan PT Pos Indonesia.
Selama di NTB, para siswa mengunjungi berbagai situs sejarah, situs budaya, objek wisata dan pendidikan 'Bela Negara' yang dilaksanakan di NTB nanti. Pendidikan Bela Negara disampaikan oleh TNI.
"Melalui program SMN ini, kami berharap para siswa bisa menjadi SDM yang unggul. Dalam SMN mereka diajari tentang pentingnya pengetahuan bernegara, mendalami Bhineka Tunggal Ika serta memahami nilai Pancasila secara langsung dengan mengenal kearifan lokal, nilai budaya, serta melihat potensi ekonomi dari daerah yang mereka kunjungi,” kata Maryono.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti dalam sambutannya saat pelepasan siswa SMN di Bengkulu pekan lalu mengapresiasi program SMN yang menjadi salah satu program utama BUMN Hadir untuk Negeri.
“SMN sebagai bentuk wujud partispasi BUMN untuk menciptakan generasi muda yang akan datang menjadi SDM yang unggul, kompetitif, berkualitas untuk menghadapi bonus demografi yang akan datang,” kata Nopian.
Dia menambahkan, pentingnya penguatan kualitas SDM karena anak-anak harus dididik untuk menjadi generasi penerus yang kelak memikul beban Negara dan menjadi penerus pemerintah yang ada saat ini.
“Kita harapkan dengan program SMN rasa bangga dan cinta kepada Negara akan semakin tinggi dan dapat kita hadirkan dan tularkan ke anak-anak yang lain,” pungkasnya.
Di NTB, para siswa SMN meninjau langsung Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, serta mempelajari kehidupan khas suku Sasak di antaranya Desa Ende dan Desa Sade serta situs sejarah Taman Narmada. Salah satu siswa SMN asal Bengkulu, Erlangga mengaku bangga menjadi peserta SMN karena merasa terpilih menjadi Duta Bengkulu untuk memperkenalkan budaya Bengkulu dan mempelajari seni dan budaya NTB secara langsung.
“Selain itu kami juga merasa lebih dekat dengan TNI dengan belajar langsung dari mereka, dan diajak berkeliling dengan kapal perang TNI AL yang sangat luar biasa,” kata Erlangga.
Sementara salah satu siswi SMN, Nur Aini mengaku sangat terkesan dengan seluruh rangkaian program SMN yang digelar BTN, PNRI, Peruri dan PT Pos Indonesia karena mendapatkan tidak hanya pengalaman berkunjung ke tempat yang indah, namun juga mendapatkan teman baru, keluarga baru dan pengetahuan langsung yang tidak terlupakan.
“Saya diajari menenun kain di Desa Ende, saya juga mengetahui bahwa menenun merupakan keterampilan wajib yang harus dimiliki perempuan suku Sasak sebelum menikah, menenun memerlukan kesabaran, cita rasa seni yang tinggi, ketekunan dan kelak kain tenunnya bisa dijual untuk membantu ekonomi keluarga,” kata Nur Aini.

Selain mempelajari kerajinan tenun, siswa SMN juga mengunjungi tempat wisata seperti Taman Narmada. Salah satu siswi SMN dari berasal dari SLB, Yeni mengaku kunjungan SMN ke NTB membuatnya merasakan langsung mengenai kerukunan warga dan toleransi beragama yang kuat.
Pengalaman para siswa SMN yang mengesankan juga dialami ketika mereka berada di Ibu Kota Jakarta. Dalam kunjunga singkatnya, Siswa SMN diajak merasakan langsung kemajuan infrastruktur transportasi dengan Moda Raya Terpadu atau MRT dengan menggunakan ratangga dan kereta api Bandara selama di Jakarta.
“Sebelumnya hanya bisa melihat MRT lewat TV, dan setelah mencobanya langsung, MRT sangat nyaman dan cepat dan bagusnya kalau MRT ini ada di seluruh kota besar di Indonesia,” kata Erlangga.
Selain itu, para peserta SMN juga berkesempatan melihat langsung proses percetakan uang kertas di Peruri yang berlangsung di Karawang. Rangkaian kegiatan kunjungan ke Peruri, PT Pos Indonesia dan juga Bank BTN diharapkan dapat memberikan pengetahuan mendalam Dengan pengenalan fungsi dan peran BUMN dalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan kontribusinya kepada pembangunan ekonomi bangsa serta peran sertanya dalam mengembangkan SDM unggul.
Sebelum meninggalkan Jakarta untuk kembali ke kampung halamannya di Bengkulu. Siswa SMN berterimakasih kepada Kementerian BUMN, Bank BTN, Peruri, PT Pos Indonesia, dan PNRI atas kerjasamanya menyelenggarakan SMN dan BUMN Hadir untuk Negeri di Bengkulu. (RO/OL-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved