Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan meluncurkan Koordinasi Pengawalan Investasi Memanfaatkan Aplikasi (Kopi Mantap) sebagai fase lanjutan dari online single submission (OSS). Aplikasi tersebut sebagai upaya untuk mengkoordinasikan pengawalan investasi di daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi.
"Presiden Joko Widodo akan meluncurkan aplikasi Kopi Mantap," kata Plt Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot dalam konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (6/3).
Aplikasi tersebut akan diluncurkan dalam kegiatan Rakornas Investasi pada 12 Maret 2019. Rakornas tersebut bertujuan untuk konsolidasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kegiatan investasi yang kemudian bisa memperluas penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Baca juga: Milenial di Sumut Mulai Investasi di Pasar Modal
Lebih lanjut, Yuliot menjelaskan ada perubahan pola perizinan kegiatan investasi dengan penerapan OSS. Sebelum ada OSS, perusahaan harus melengkapi perizinannya dahulu untuk mendapatkan izin usahanya.
"Dengan OSS, itu prosesnya dibalik. Izin usahanya didapat dulu, kemudian ada komitmen yang harus dipenuhi perusahaan. Untuk komitmen ini, kewenangannya ada di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," terangnya.
Maka itu, aplikasi Kopi Mantap tersebut nantinya akan mengawal kegiatan investasi tersebut. "Selama ini, dalam OSS itu belum ada. Saat diluncurkan nanti, koordinasi antar stakeholder baik kementerian/lembaga maupun daerah akan lebih mudah," tandasnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved