Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Indonesia Harus Manfaatkan Peluang dari Inovasi Digital

(E-2)
17/1/2019 23:30
Indonesia Harus Manfaatkan Peluang dari Inovasi Digital
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjo­negoro menilai Indonesia harus bisa memanfaatkan peluang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari inovasi digital yang terus berkembang. “Inovasi digital akan meningkatkan produktivitas ekonomi dan membuka kesempatan baru. Jadi, kita harus mengambil peluang dari inovasi digital ini. Tapi memang ada beberapa tantangan,” ujar Bambang di Jakarta, seperti dikutip Antara, kemarin.

Bambang menuturkan salah satu tantangan untuk dapat mengoptimalkan inovasi digital bagi ekonomi domestik saat ini ialah ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, terutama di bidang teknologi komunikasi. “Empat unicorn di Indonesia saat ini saja masih menggunakan pakar IT asing agar tetap bisa kompetitif. Kita memang masih kekurangan sumber daya manusia di bidang ini,” ujar Bambang.

Unicorn ialah sebutan bagi perusahaan rintisan (startup) yang bernilai di atas US$1 miliar. Empat unicorn di Indonesia itu ialah Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Tantangan lainnya, lanjut Bambang, ialah pengembangan pasar finansial terutama dalam hal akses terhadap pembiayaan. Menurut Bambang, perusahaan rin­tisan saat ini masih relatif sulit mendapatkan pembiaya­an dari bank. “Perusahaan startup mereka tidak punya kolateral, tidak punya prospek, sehingga bank tidak bisa menilai risiko sehingga tidak mendapatkan pembiayaan.

Oleh karena itu, perlu dicari suatu model pinjaman yang tepat bagi mereka,” kata Bambang. Ia menambahkan, tantangan berikutnya ialah infrastruktur digital yang berkualitas dan iklim bisnis serta regulasi yang mendukung pengembangan inovasi. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik