Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan sebenarnya pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak perlu ditanggapi serius. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menyamakan Indonesia dengan sejumlah negara miskin seperti Rwanda dan Haiti.
"Sebenarnya pernyataan Prabowo tidak perlu ditanggapi serius. Beliau hanya melebih-lebihkan saja. Saya yakin beliau sangat paham kalau kondisi Indonesia jauh lebih baik dari itu," kata Piter kepada Media Indonesia, Kamis (27/12).
Baca Juga: Sebut Indonesia Miskin, Prabowo Ditantang Tutup Rekening Sumbangan Kampanye
Ia memahami pernyataan tersebut disampaikan hanya untuk keperluan kampanye jelang Pilpres 2019.
"Keperluan kampanye memerlukan strategi untuk mengatakan perlunya pergantian rezim," terangnya.
Piter pun menegaskan bahwa sangat tidak tepat menyamakan kondisi Indonesia dengan Haiti dan Rwanda. Ia menyampaikan, berdasarkan data Bank Dunia, PDB per kapita Indonesia pada tahun 2017 sebesar USD3.847. Sementara, PDB per kapita Haiti dan Rwanda masing-masing sebesar USD765 dan USD748.(OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved