Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Neraca Pembayaran akan Berbalik Positif di Penutupan Tahun

Fetry Wuryasti
20/12/2018 16:50
Neraca Pembayaran akan Berbalik Positif di Penutupan Tahun
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

BANK Indonesia mencatat pada neraca pembayaran Indonesia terjadi aliran modal asing masuk sebesar US$ 7,9 miliar per November. Modal tersebut masuk bentuk pembelian surat berharga negara (SBN), saham, termasuk penerbitan obligasi korporasi di global.

"Karena pada November ada beberapa korporasi yang menerbitkan obligasi korporasi di global," terang Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (20/12).

Secara keseluruhan di 2018, khususnya di kuartal IV/2018 neraca modal akan lebih tinggi daripada defisit transaksi berjalan /current account deficit (CAD). Hal itu memperkuat pasokan valuta asing di dalam negeri.  "Secara keseluruhan kami perkirakan di kuartal IV ini neraca pembayarannya akan surplus," imbuh Perry.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonsia Mirza Adityaswara menjelaskan perkiraan surplusnya neraca pembayaran di kuartal IV 2018 juga karena  ada aliran modal besar yang masuk dari penerbitan obligasi global pemerintah dan SBN di Desember

Berdasarkan catatan BI, neraca pembayaran pada kuartal I negatif US$3,9 miliar, kuartal II negatif US$4,3 miliar, dan kuartal III negatif US$4,4 miliar. Neraca pembayaran adalah defisit/surplus transaksi berjalan ditambah dengan aliran modal masuk dan neraca modal berupa portofolio dan investasi asing.

"Jadi ini untuk pertama kali di 2018 balance of payment (neraca pembayaran) kembali surplus. Kalau tren berlanjut karena revisi prediksi kenaikan suku bunga AS dan sentimen positif di emerging market, neraca pembayaran ke depan sangat mungkin untuk lebih baik dan CADbisa ditekan ke 2,5% dari PDB (produk domestik bruto)," jelas Mirza. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya