Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MAYORITAS pemudik pengguna jalan pada masa libur Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan meninggalkan Jakarta pada 21-27 Desember mendatang, kemudian dilanjutkan pada puncaknya di 28-31 Desember.
Jumlah kendaraan di puncak arus mudik tersebut menurun sekitar 2,32% menjadi 1,25 kendaraan jika dibandingkan dengan periode mudik Natal dan Tahun baru tahun sebelumnya.
"Mayoritas kegiatan mudik dan balik Natal dan Tahun Baru kali ini turun karena memang libur nasionalnya tidak sepanjang tahun lalu," tutur Direktur operasional II Jasa Marga Subakti Syukur saat memberikan keterangan resmi kesiapan mudik Natal dan Tahun Baru, di kantor pusat Jasa Marga, Jakarta, Selasa (18/12).
Masyarakat Jakarta yang merayakan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 kebanyakan mengarah ke wilayah timur seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Secara rinci, menurut Subakti, distribusi lalu intas mudik dari Jakarta sebanyak 47% menuju ke arah timur, 33% ke arah barat dan 20% ke arah selatan.
Lalu lintas ke arah timur mayoritas melintas jalur pantura 54% dan melintas jalur selatan atau tengah 46%. Itu melalui gerbang tol gerbang tol Cikarang Utama menuju Cikampek dengan perkiraan volume 581.069 atau turun 4,57% ketimbang tahun lalu yang mencapai 608.909 kendaraan.
Secara umum gerbang tol (GT) Cileunyi dan Sadang diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan pada puncak mudik Natal dan Tahun Baru yang mencapai 10,25% atau 341.777 ketimbang tahun lalu yang hanya 310.008 kendaraan.
Secara total kendaraan yang akan melintas pada puncak arus balik Natal pada 25 sampai 27 Desember dan 1 Januari 2019 di GT Cikarang Utama, Palimanan, Cikampek, Sadang, Cileunyi, Cikupa dan Ciawi sebanyak 639.637 atau turun 9,64% jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 707.603 kendaraan.
Untuk yang mengarah ke barat, lanjut Subakti, jumlah kendaraan yang melalui GT Cikupa yang langsung masuk Merak mencapai 417.818 atau turun 1,14% ketimbang tahun lalu yang mencapai 422.657 kendaraan. Kendaraan dari Jakarta ke arah selatan, yakni menuju GT Ciawi dan Puncak 247.256 atau naik 1.27% daripada tahun lalu yang mencapai 244.146 kendaraan.
Arus balik Natal terjadi pada 25 sampai 27 Desember 2018 dan arus balik tahun baru diprediksi terjadi pada 1 Januari 2019. Dari arah barat menuju Jakarta dari GT Cikupa diprediksi 213.053 atau turun 0,56% jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 214.250 kendaraan.
Kemudian, dari arah timur menuju Jakarta melalui GT Cikarang Utama 306.818 atau turun 13,83% dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 356.068 kendaraan. Kendaraan dari arah selatan melalui GT Ciawi mencapai 119.501 atau turun 12,69% jika dibandingkan dengan tahun lalu 137.288 kendaraan. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved