Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

AP II Gencar Perluas Bandara Soekarno-Hatta

Nuriman Jayabuana
05/11/2015 00:00
 AP II Gencar Perluas Bandara Soekarno-Hatta
(MI/SUSANTO)
BUMN pengelola bandar udara PT Angkasa Pura II (Persero) mengucurkan investasi sebesar 3 triliun rupiah untuk pengembangan landasan ketiga di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Direktur Operasi dan Teknik AP II Djoko Murjatmodjo mengatakan sebagian dari dana tersebut berasal dari penyertaan modal negara (PMN) kepada perusahaan pelat merah tersebut. “Kebutuhan dananya sebesar 3 triliun, ini juga disupport PMN,” ujar Djoko Murjatmojo usai menghadiri diskusi di Jakarta, Kamis (5/11).

Pengajuan PMN ini diajukan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara agar bisa segera mauk ke dalam kas perseroan pada tahun ini. Menurut Djoko, tahapan pembangunan masih menunggu finalisasi pembebasan lahan sekitar 200 hektar. Sehingga pada tahun mendatang, lahan sudah bisa dikonversi menjadi runway di ketiga Soekarno-Hatta. “Ya 2016 tanah sudah clear, dan 2018 runwaynya sudah beroperasi,” ujar dia.

AP II juga mengiringi pembangunan runway beserta taxiway dan menara Air Traffic Control (ATC) terbaru. Djoko mengestimasi pembangunan landasan baru akan mengurangi kepadatan lalu lintas penerbangan di Soekarno-Hatta secara signifikan.

Menurutnya, runway tersebut dapat meningkatkan kapasitas pergerakan take-off dan landing pesawat menjadi 110 pergerakan. Saat ini Bandara Soekarno-Hatta hanya mampu menangangani pergerakan pesawat sebanyak 72 unit per jam. “Jadi akan sangat mengurangi kepadatan saat ini,” ujar dia

AP II kemudian juga berencana mengembangkan kapasitas seluruh terminal yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Djoko mengatakan, setelah meningkatkan seluruh kapasitas bandara, nantinya AP II akan meneruskan ekspansi dengan membangun terminal keempat di kawasan Soewarna.

“Dan untuk terminal keempat ini kita ga perlu bebasin lahan lagi, karena itu lahan kita sendiri. Kalau bisa kapasitasnya mampu menampung sekitar 25-30 juta penumpang per tahun, tapi masih tergantung feasibility studi kami nanti hasilnya bagaimana,” ujar dia.

Djoko mengatakan terminal 3 Soekarno Hatta akan mulai beroperasi Mei tahun depan, yang mampu melayani 25 juta penumpang per tahun. Sementara, peningkatan kapasitas terminal 1 dan 2 diperkirakan akan rampung pada akhir 2016. Peningkatan tersebut akan membuat kedua terminal tersebut mampu melayani masing-masing 18 juta penumpang per tahun. “Peningkatan kapasitas itu sdg dalam proses tender, awal tahun ke depan sudah bisa kita mulai lakukan. Jadi baru setelah itu, awal 2017 kita akan bangun terminal keempat,” ujar dia. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya