Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pemerintah akan Diskusi dengan DPR terkait Subsidi Listrik

Jessica Restiana Sihite
05/11/2015 00:00
Pemerintah akan Diskusi dengan DPR terkait Subsidi Listrik
(Antara/Widodo S. Jusuf)
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan pihaknya akan berdiskusi dengan Komisi VII DPR RI terkait subsidi listrik tahun depan. Pasalnya, subsidi listrik dalam APBN 2016 sudah diketok sebesar Rp38,39 triliun. Padahal, besaran itu ditetapkan dengan kondisi adanya pengurangan sasaran subsidi dari sekitar 45,37 juta rumah tangga menjadi 24,7 juta rumah tangga.

"Itu (APBN) kan waktunya setahun. Kita akan bicarakan dengan DPR. Yang namanya anggaran kan rencana. Realisasinya tergantung situasi, yang penting kita bisa jelaskan," ucap Sudirman ditemui di Gedung LIPI, Jakarta, Kamis (5/11).

Namun, Sudirman masih enggan berkomentar soal adanya niatan untuk meningkatkan subsidi listrik dalam waktu dekat. "2016 belum mulai, masa sudah mikir ubah APBNP?" cetusnya sambil tertawa.

Lebih lanjut, Mantan Dirut PT Pindad itu menjelaskan pelanggan PLN berdaya 450 VA tidak akan dilakukan perubahan. Yang akan dilakukan pengkajian dan rekonsiliasi data ialah pelanggan 900 VA. Nantinya pemerintah akan memberi waktu kepada PLN untuk menyisir dan memverifikasi data pelanggan PLN 900 VA dan data keluarga miskin dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

"Kita sisir dulu apa betul penerima subsidi itu. Makanya diberi waktu 6 bulan lamanya untuk sisir data dan rekonsiliasi, supaya sama data pelanggan listrik dan detail dengan TNP2K yang masyrakat miskin. Nanti pada waktunya kita tentukan mau bagaimana. Tapi tidak ada kenaikan listik kepada masyarakat paling bawah," tutur Sudirman. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya