PT Garuda Indonesia kembali menambah armada tipe Boeing 777-300 ER, Kamis (29/10). Pesawat asal Amerika yang mulai digunakan Garuda sejak tahun 2013 tersebut merupakan pesawat yang kesembilan.
Pesawat tersebut diterbangkan dari Seattle, Amerika Serikat oleh Kapten Hari Cahyono selama 12 jam. Setibanya di tanah air, armada tersebut disambut dengan tradisi pecah kendi oleh Direktur Utama Garuda Arif Wibowo dan Komisaris Utama Garuda, Usman Syafii Jamal.
Menurut Arif, Boeing 777 ini merupaka program revitalisasi dan pengembangan armada yang dapat meningkatkan pelayanan serta efisiensi. "Tentu juga meningkatkan produk competitivenes," katanya saat memberikan kata sambutan.
Pesawat tersebut, kata Arif, akan digunakan sebagai sarana haji dan umroh karena kapasitasnya yang besar mencapai 393 kursi. Jumlah tersebut terbagi atas 367 kursi kelas ekonomi, dan 26 kursi kelas bisnis.
Yang membedakan Boeing 777 kesembilan ini dengan yang sebelumnya, pesawat ini memiliki Skyteam Livery atau cap lambang Skyteam. "Karena sebagai anggota kita diminta punya 30 persen armada dengan skyteam livery. Sudah empat yang dicat logo skyteam. Yakni Boing 777-300 ER, Airbus A 330-300, Boing B737-800 NG, Bombardier CRJ1000 Nextgen," papar Arif.
Tahun ini, Garuda menambah 18 armada baru, dan Boeing 777 ini adalah yang terakhir. Saat ini, Garuda sudah memiliki 182 armada dengan rata-rata usia 4,3 tahun.
"Tahun ini kan Garuda ada lima white body Airbus 330, satu 777, sembilan ATR, dan delapan Airbus 320 yangg digunakan untuk Citilink. Tahun depan kita tambah 23 lagi," ujarnya.
Kata Usman, pesawat Boeing 777 ini termasuk salah satu pesawat yang canggih saat ini. Jadi, pesawat tersebut tidak hanya menambah pelayanan bagi konsumen namun juga memberi kenyamanan bagi pilot.
"Kata pilot-pilot yang saya tanya, pesawat ini sangat canggih dan menyenangkan untuk diterbangkan," cetusnya. (Q-1)