DALAM data terbaru yang dirilis Brand Finance, emiten dengan kode saham TBIG itu berada di peringkat 45, naik dibanding 2014 yang berada di 49. Posisi ini menjadikan Tower Bersama satu-satunya penyedia menara yang masuk dalam jajaran 50 besar di 100 Indonesia’s Most Valuable Brands 2015. Merek Tower Bersama dianggap bernilai US$69 juta dengan rating A atau kuat. Sementara valuasi perusahaan Tower Bersama sekitar US$ 4,83 miliar.
Untuk mendapatkan sebanyak 100 merek produk dan merek termahal di Indonesia, Brand Finance menggunakan data dari berbagai lembaga seperti Havas, BAV, Consulting, Alexa, Bloomberg, Melwater, V1360, CSR Hub dan Novagraaf. Ini merupakan prestasi yang luar biasa mengingat perusahaan ini baru berdiri 10 tahun.
Tak heran, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyabet dua penghargaan bergengsi di waktu yang bersamaan. Pada Kamis (22/10), TBIG menerima dua penghargaan yaitu 100 Indonesia’s Most Valuable Brands 2015 yang dilansir lembaga valuasi merek independen asal London, Brand Finance dan Indonesia Human Capital Study Awards 2015. Penghargaan ini diterima Herman Setya Budi selaku Presiden Direktur TBIG.
Tak hanya kuat dari sisi merek, TBIG juga diakui sebagai salah satu perusahaan yang terbaik mengelola sumber daya manusia di ajang Indonesia Human Capital Studi Award 2015 yang diselenggarakan oleh Dunamis. Terbukti TBIG meraih lima kategori dalam ajang penghargaan tersebut yaitu Best of Human Capital Index on Infrastructure Sector, Best of Employee Net Promoter Score on Infrastructure Sector, Best of Human Capital Criteria, dan Best of CEO Commitment of Human Capital Development.
“Dua penghargaan dari ajang berbeda ini menunjukkan Tower Bersama perusahaan yang berhasil menyeimbangkan tujuan bisnis dan pengembangan SDM. Ini artinya TBIG adalah perusahaan yang layak dijadikan berinvestasi dan tempat bekerja. Kompetensi karyawan akan terus kami asah agar memiliki daya saing dan mendukung kinerja perusahaan. Ini penting bagi kami.†diucapkan Herman Setya Budi dalam keterangan pers yang diterima, Jakarta, Kamis (29/10).
Chief of Human Capital Management System Dunamis Human Capital Muhammad Hamdani, sebagai salah satu panelis dalam penghargaan itu, menambahkan, “Tower Bersama menjadi perusahaan yang dapat dikatakan unggul dalam apresiasi ini berdasarkan studi penilaian dan survey langsung atas beberapa index performance diantaranya pendayagunaan human capital yang terus bervolusi dan juga support dari CEO yang membuat semua aspek bersinergi.â€
Per 30 Juni 2015,Tower Bersama memiliki 19.416 penyewaan dan 12.159 site telekomunikasi, terdiri dari 11.154 menara telekomunikasi, 941 shelter-only dan 64 jaringan DAS. Total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 18.411, sehingga rasio kolokasi (tenancy ratio) perseroan menjadi 1,65. (B-3)