Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Avirianto mengatakan, pihaknya telah bertemu tim ahli dari Boeing, Amerika Serikat.
Kedua pihak melakukan pembicaraan terkait kecelakaan pesawat Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 (Jakarta-Pangka Pinang).
"Siang ini tadi Boeing yang datang ke kantor kami. Tim ahli mendiskusikan tentang keadaan atau temuan yang ada yang telah didiskusikan," kata Avirianto dalam konferensi Pers di Kemenhub, Jumat (2/11).
Avirianto menambahkan, kedua pihak lebih banyak mendiskusikan temuan sementara yang diduga menyebabkan pesawat jatuh. Setelah itu pihaknya akan membuat lesson plan sambil menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Jadi apa yang sudah kemarin ditulis permasalahan dalam pesawat itu didiskusikan dengan Boeing siang ini. Mudah-mudahan ke depan dengan adanya temuan KNKT akan menjadi titik peyelesaian kejadian pesawat JT610," tambah Avirianto.
Pascakecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT610, Senin (29/10), Kemenhub akan memeriksa secara khusus jenis pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut, yakni Boeing 737 Max 8. Saat ini ada 11 unit pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang masih beroperasi. Satu unit digunakan maskapai Garuda Indonesia dan 10 oleh maskapai Lion Air.
Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub M Pramintohadi Sukarno menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan sementara terhadap enam pesawat, satu pesawat Garuda Indonesia dan lima lainnya milik Lion Air.
"Pemeriksaan kami lakukan di Bandara Soekano Hatta dan Bandara Kualanamu, Medan. Pesawat milik Garuda Indonesia dalam kondisi baik, tidak ada temuan. pesawat) Lion Air dalam kondisi baik (namun) ada sedikit temuan minor tapi sudah diselesaikan," ucap Pramintohadi. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved