Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Kenaikan Suku Bunga Berlanjut

Fetry Wuryasti
30/10/2018 16:20
Kenaikan Suku Bunga Berlanjut
( ANTARA FOTO/Reno Esnir)

LEMBAGA Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan suku bunga simpanan perbankan masih terus naik sebagai respons kenaikan suku bunga kebijakan moneter. Hal itu didasarkan pada perkembangan pasar saat ini yang belum lepas dari gejolak ekonomi global.

Dari evaluasi dengan patokan 62 bank untuk menentukan suku bunga acuan LPS rupiah, LPS menemukan pada periode (26/9) hingga (23/10) ada kenaikan suku bunga simpanan sebesar 9 basis poin (bps) menjadi 5,89%.

Kemudian, untuk suku bunga simpanan pasar valas dengan patokan 19 bank, hasil evaluasi LPS periode 8-23 Oktober terjadi kenaikan sebesar 6 bps menjadi 1,11%.

“Kami melihat tren dari suku bunga simpanan terus meningkat sebagai respons dari kenaikan suku bunga kebijakan moneter. Biasanya kami melihat ada lagging antara suku bunga kebijakan dengan bunga di pasar itu sendiri,” ujar anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti , di Jakarta, Selasa (30/10).

Menariknya, dengan tren kenaikan suku bunga simpanan ini, kata Destry, perbedaan suku bunga antara bank umum kegiatan usaha (BUKU) 3 – 4 dan BUKU 1-2 makin menipis.

Kenaikan lanjutan suku bunga AS, Fed fund rate, di September tercatat 25 bps dan respons Bank Indonesia yang telah menaikkan suku bunga Mei-Oktober sebesar total 150 bps.

“Ini menjadi sinyal bahwa tren kenaikan suku bunga masih terus berlanjut dan stands dari kebijakan moneter global dan dan domestik masih dalam pengetatan yang relatif,” tukas Destry. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya