Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Pelarangan Sawit Hanya Diundur, Mendag: Eropa Jangan Sulut Perang Dagang

Andhika Prasetyo
22/6/2018 19:00
Pelarangan Sawit Hanya Diundur, Mendag: Eropa Jangan Sulut Perang Dagang
(Dok. MI)

MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita tetap menanggapi dingin sikap Uni Eropa (UE) yang mengundur waktu pelarangan penggunaan biofuel dari 2021 menjadi 2030. Ia menilai pengunduran tersebut tidak berdampak besar karena sejatinya Benua Biru tetap menolak produk sawit Indonesia beserta turunannya.

“Kami akan tetap persoalkan karena seyogyanya tidak boleh dibatasi,” ujar Enggartisato di kantornya, Jakarta, Jumat (22/6).

Ia mengatakan Indonesia tidak segan untuk melakukan hal serupa pada produk-produk asli mereka, jika UE terus berupaya menghambat perdagangan sawit Indonesia 

“Kita bisa saja nanti membatasi pembelian wine atau airbus sampai 2030. Tapi itu kan tidak baik,” tuturnya.

Ia mengingatkan kepada UE untuk tidak memulai perang dagang dengan menuduh negara lain melakukan hal buruk dalam upaya memproduksi suatu komoditas. “Eropa tidak setuju dengan trade war jadi sebaiknya mereka sendiri jangan memulai itu.”

Ia menilai alasan UE melarang penggunaan produk sawit karena tuduhan deforestasi sangat tidak mendasar. Pasalnya, jika dibandingkan dengan tanaman penghasil minyak nabati lainnya seperti kedelai dan rapeseed, kelapa sawit adalah yang paling efisien dalam segi penggunaan lahan dan paling efektif dalam hal produktivitas.

“Kalau mau bicara deforestasi, peternakan di Eropa itu menghabiskan banyak hutan. Sementara kita di sini ada banyak padang ilalang sehingga tidak perlu deforestasi. Kalau alasan mereka itu, bisa saja kita juga tidak impor keju dulu,” ucapnya.

Pra



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya