Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI perbankan memiliki peran yang signifikan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi dan menciptakan pemerataan. Karena itu perbankan dan industri keuangann secara umum mesti memainkan peran tersebut secara optimal.
Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam forum dialog di gelaran Annual Bankers Gathering di Ritz Carlton Hotel Pacific Place, Jakarta, Selasa (15/5),
"Forum dialog seperti ini tentu menjadi penting untuk mendiskusikan apa saja arahan kebijakan pemerintah dan regulator, sekaligus mendengarkan masukan dari pelaku industri. Tiap-tiap pihak dapat memberikan kontribusi yang optimal dalam meningkatkan pertumbuhan," katanya, melalui rilis yang diterima, Selasa (15/5).
Sri Mulyani menyebut pemerintah dan regulator telah berupaya keras menjaga momentum pertumbuhan. Antara lain dengan menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, menciptakan kebijakan proinvestasi, pendalaman industri, hingga penciptaan lapangan kerja baru.
"(Namun) semua upaya ini tidak akan lengkap jika dunia usaha, termasuk perbankan dan industri keuangan, tidak memainkan perannya secara optimal," kata Menkeu.
Dalam kesempatan sama, Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan berbagai indikator ekonomi Indonesia semakin membaik. Ekonomi tidak hanya tumbuh secara berkualitas, juga semakim merata.
Begitu juga inflasi yang selalu terjaga di level rendah, defisit transaksi berjalan yang mulai menurun dan nilai tukar yang relatif stabil selama beberapa kurun waktu terakhir.
“Tahun sebelumnya target inflasi 4% plus minus 1, sekarang targetnya 3,5% plus 1. Ini salah satu contoh bahwa indikator ekonomi kita secara gradual semakin membaik,” kata dia.
Agus menambahkan, pemerintah memiliki visi dan kerangka kebijakan ekonomi yang jelas serta diimplementasikan secara konsisten. Hal ini meningkatkan kepercayaan investor dan para pelaku pasar terhadap masa depan perekonomian negeri ini.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso memaparkan kondisi perbankan saat ini sangat baik yang ditandai dengan rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat dan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terus menurun.
"Kami minta pelaku sektor jasa keuangan dapat meningkatkan perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkesinambungan. Antara lain dengan meningkatkan fungsi intermediasi dan pendalaman sumber pendanaan sebagai diversifikasi produk," ujarnya.
Wimboh menambahkan OJK berupaya mendukung target pemerintah dengan menjaga sistem keuangan dan terus menstimulus momentum pertumbuhan. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved