Sabtu 31 Maret 2018, 21:35 WIB

Kepatuhan Wajib Pajak Meningkat

 Erandhi Hutomo Saputra | Ekonomi
Kepatuhan Wajib Pajak Meningkat

DOK MI/ARYA MANGGALA

 

JUMLAH wajib pajak yang melaporkan surat pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan tahunan wajib pajak orang pribadi, telah menembus angka 10 juta orang atau tepatnya 10.051.101. 

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai, jumlah tersebut menunjukkan tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat terus meningkat, terlebih seusai adanya pengampunan pajak.

"Ada peningkatan kesadaran sejak tax amnesty, ada perbaikan kesadaran dan kepatuhan," ujar Yustinus saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Sabtu (31/3).

Secara umum, kata dia, pelaporan SPT pada tahun ini lebih baik sebab telah dipersiapkan dengan baik.

"Ada kesadaran dari pejabat pajak ini adalah etalase dari citra DJP (Direktorat Jenderal Pajak), jadi harus baik," tukasnya.

Kesiapan yang baik itu ditunjukkan dengan sosialisasi yang masif terhadap wajib pajak melalui media sosial maupun media massa. Hal itu membuat adanya peningkatan 14,4% pelaporan SPT pada hari terakhir dibandingkan dengan tahun lalu.

"Lalu ada penyempurnaan fitur sehingga lebih user friendly, dan penambahan bandwith, sehingga trafficnya lebih bagus ketimbang tahun lalu yang sering down. Meski ada keluhan tidak seperti tahun lalu yang ada rasa marah sampai-sampai diperpanjang hingga 21 April," jelasnya.

Peningkatan sosialisasi tersebut, lanjut Yustinus, juga membuat banyak masyarakat yang mengisi SPT secara daring.

Meski secara umum cukup baik, namun ia menilai peningkatan kesadaran dan antusiasme terutama pengisian melalui e-filling hanya terjadi di perkotaan saja, tidak di daerah.

"Tantangannya DJP tidak bisa sendirian, dia harus gandeng operator telekomunikasi sehingga lebih mudah dijangkau, dan menarik kalau (sosialisasi) melalui YouTube atau Facebook," ucapnya.

"Dan kalau di daerah harus ada kerja sama dengan bank-bank BUMN atau kantor pemda yang bisa jadi help desk," imbuhnya.

Selain itu, DJP harus lebih menyempurnakan fitur-fitur dalam e-filling. Sebab berdasarkan pengamatannya masih banyak yang tidak tahu cara mengisi e-filling.

"Banyak yang mau isi SPT itu ngerti fitur tapi tidak tahu caranya. Ketika tidak ada yang memandu kalau secara daring susah, maka penyempuranaan terhadap fitur itu penting," ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut wajib pajak yang telah melaporkan SPT hingga hari terakhir, meningkat 14,4% jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab pada tahun lalu wajib pajak pribadi yang melaporkan SPT hingga hari terakhir baru mencapai 8.785.599.

"Kalau tahun ini sudah 10.051.101 jadi dalam hal ini pertumbuhannya 14,4%," tukasnya.

Selain kenaikan pelaporan SPT, tahun ini juga terjadi kenaikan dalam hal pelaporan secara daring menggunakan e-filling sebesar 21,9%.

"Yang menggunakan elektronik tahun lalu 6.733.107 wajib pajak, tahun ini 8.213.098 jadi tumbuh 21,9%, hampir 22%," sebut Menkeu lagi.

Dampak dari banyaknya yang melaporkan SPT secara daring itu juga menurunkan pelaporan SPT secara manual sebesar 10%.

"Yang manual menurun. Tahun lalu (manual) mencapai 2.052.492, tahun ini 1.838.003 orang. Jadi mengalami negatif growth 10%, dan sudah makin banyak yang pindah ke elektronik," ungkap Menkeu. (OL-2)

Baca Juga

Ist/DPR

DPR dan Pemerintah Sepakati Realisasi Defisit APBN Tahun 2022 di Angka 4,5%

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 11:52 WIB
Banggar DPR RI bersama pemerintah menyepakati realisasi defisit sampai dengan akhir tahun 2022 diperkirakan mencapai angka...
Ist/Kementan

Kementan dan ICMI Bogor Gelar Pelatihan Pertanian Geo Ekonomi Hijau

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 11:03 WIB
Kementan berkolaborasi dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwilsus Bogor menggelar pelatihan pertanian Geo Ekonomi...
ANTARA

Pemerintah Cari Keseimbangan Pengendalian Minyak Goreng

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:21 WIB
"Saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp14.000 per liter di Jawa-Bali, sehingga kebijakan di sisi hulu dapat kita mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya