Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Konektivitas Tingkatkan Daya Saing

Haufan Hasyim Salengke
14/10/2017 10:01
Konektivitas Tingkatkan Daya Saing
(Presiden Joko Widodo saat meninjau Jalan Tol Trans Sumatera ruas gerbang tol Kualanamu saat diresmikan di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (13/10)---ANTARA/Septianda Perdana)

PRESIDEN Joko Widodo, kemarin (Jumat, 13/10), meresmikan ruas jalan Medan-Binjai (Seksi 2-3) sepanjang 10,5 km dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Seksi 2-6) sepanjang 41,7 km.

Peresmian itu ditandai dengan penekanan sirene oleh Presiden bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PU-Pera Basoeki Hadimoeljono, Sekretaris Kabinat Pramono Anung, dan Gubernur Sumut Erry Nuradi di gerbang Tol Kualanamu, Medan, Sumatra Utara.

Jokowi mengatakan tol yang masuk proyek strategis pemerintah itu nantinya akan tersambung hingga ke Pelabuhan Kualatanjung, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke di Simalungun hingga ke wilayah Danau Toba. "Kalau sudah selesai semuanya, tersambung dengan titik-titik pertumbuhan yang sudah direncanakan, kawasan industri, kawasan pelabuhan, akan gampang keluar dan masuknya barang untuk diangkut ke tempat tujuan," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan pembangunan infrastruktur penting untuk efisiensi yang pada akhirnya mendorong daya saing dan meningkat pertumbuhan ekonomi suatu wilayah.

Tol Medan-Binjai dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang merupakan bagian dari Tol Trans-Sumatra (JTTS) akan membentang dari utara Pulau Sumatra sampai selatan menyambungkan Provinsi Aceh sampai Provinsi Lampung.

Jokowi mengaku proses pembangunan tol sepanjang 2.700 km dari Lampung sampai ke Aceh itu berjalan baik. "Yang pertama, pembebasan semakin cepat dan baik. Kedua, pembangunan konstruksinya juga semakin cepat," kata dia.

Tidak hanya di Sumatra, pembangunan tol di Jawa dan Sulawesi pun terus dikebut. Kemarin dua ruas tol, yakni Pandaan-Malang (Jawa Timur) dan Manado-Bitung (Sulawesi Utara) telah mendapat suntikan pembiayaan untuk pengerjaan konstruksi dan operasionalnya.

Libatkan swasta
Tol Pandaan-Malang sepanjang 37,6 km mendapat pembiayaan sebesar Rp4,17 triliun yang berasal dari sindikasi sejumlah bank, yakni BCA, BNI, Bank Mandiri, Bank ICBC, Eximbank, dan Bank Jateng. Tol Manado-Bitung sepanjang 39 km sebesar Rp3,58 triliun yang antara lain berasal dari BNI, Bank Mandiri, BCA, Bank Sulselbar, dan Bank Riau Kepri. Direktur Utama Jasa Marga Pandaan Malang Agus Purnomo mengatakan pembiayaan itu sudah cukup untuk kebutuhan pekerjaan konstruksi dan operasional. Dengan demikian, target penyelesaian proyek pada 2018 bisa terealisasi.

Sementara itu, di acara Seminar The Belt and Road Initiative: Building Bonds Across Asia, Europe and Beyond dalam rangkaian kegiatan International Monetary Fund - World Bank Group Annual Meetings 2017 (IMF-WBG AM 2017) yang dihadiri wartawan Media Indonesia Windy Dyah Indriantari di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (12/10) waktu setempat, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan investasi infrastruktur untuk membangun konektivitas sangat penting. Namun, kata dia, pemerintah hanya memiliki 40% anggaran. Oleh karena itu, mereka mengundang sektor swasta untuk investasi tersebut. "Dampak yang diharapkan dari konektivitas itu ialah produktivitas dan efisiensi, serta kualitas pertumbuhan yang lebih sehat dan inklusif."(PS/Nyu/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya