Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jonan Perkirakan Divestasi Freeport US$4 Miliar

MICOM
10/10/2017 09:13
Jonan Perkirakan Divestasi Freeport US$4 Miliar
(Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) bersama Wakil Menteri Arcandra Tahar (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/10). -- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memperkirakan devestasi sebanyak 51 persen dari PT Freeport Indonesia senilai US$4 miliar.

Jonan menambahkan terkait valuasi jika diproyeksikan bahwa Freeport McMoran (FCX) di bursa saham New York memiliki nilai pasar US$20,74 miliar, maka kontribusi Freeport Indonesia kira-kira 40 persen dari nilai tersebut.

Dalam rapat bersama Komisi VII DPR di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Senin, lebih lanjut Jonan menjelaskan 40 persen dari US$20,74 miliar kira-kira sebesar delapan miliar dolar AS. Maka jika divestasi mayoritas akan dimabil oleh Indonesia setidaknya kurang lebih harus dipersiapkan sekitar US$4 miliar. Karena mengacu divestasi 51 persen dari US$8 miliar.

"Kalau itu direferensi, rata-rata dalam 5-10 tahun kontribusi profitnya dari operasi Grasberg atau PTFI itu sekitar 40 persen, ya nilainya delapan billion. Kalau 51 persen itu ya empat billion. Gampang ini. Tinggal minta premiumnya berapa, karena ini kontrol 51 persen," kata Jonan di hadapan
Komisi VII DPR.

Persoalan kontrol, menurut Jonan saat ini masih dalam tahap pembicaraan. Namun memang sudah memiliki komitmen sejak awal, bahwa untuk pelaksanaan tambang tetap dilaksanakan oleh Freeport McMoran, namun manajerial atau
pengaturan tetap dibawah pemerintah Indonesia.

Baca juga: Menko Luhut: Valuasi Saham Freeport Diserahkan ke Pasar

Menebak Hasil Akhir Divestasi Freeport

Keputusan perpanjangan sendiri, pemerintah menegaskan jika hal tersebut akan diberikan jika persyaratan yang ditawarkan Indonesia telah disepakati diantaranya divestasi 51 persen, kedua telah berkomitmen membuat smelter,
ketiga penerimaan negara harus lebih besar. Sedangkan strategi untuk mengarah kepada hal teknis tersebut, pemerintah
akan membahasnya secara tertutup.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya