Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUNDINGAN Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) mendekati finalisasi. Rencananya, perundingan final akan diselenggarakan November tahun ini di Jakarta.
Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan Made Marthini, selaku Wakil Ketua Perunding Indonesia, berharap pada saat itu kedua negara dapat mencapai kesepakatan bersama dalam bentuk perjanjian ekonomi komprehensif.
“Menuju putaran akhir IA-CEPA, Indonesia akan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai pemangku kepentingan di dalam negeri. Dengan berpegang teguh pada mandat Presiden, target penyelesaian perundingan dapat tercapai pada akhir tahun,” pungkas Made dalam keterangan resmi, Jumat (6/10).
Kementerian Perdagangan baru saja mengadakan perundingan ke-9 IA CEPA di Jakarta. Sejumlah isu utama yang dibahas ialah perdagangan barang (termasuk ketentuan asal barang, prosedur kepabeanan, fasilitasi perdagangan, hambatan teknis perdagangan, serta sanitasi dan fitosanitasi), perdagangan jasa (termasuk jasa keuangan, pergerakan perseorangan, jasa keuangan, dan telekomunikasi), investasi, perdagangan elektronik, dan ketentuan kerangka kelembagaan.
“Sejak perundingan IA-CEPA diaktifkan kembali 18 bulan lalu, Delegasi RI memegang amanah Presiden untuk menyelesaikan perundingan ini pada tahun 2017 dengan dua kata kunci yang kerap disampaikan Presiden yaitu keterbukaan dan daya saing,” kata Ketua Tim Delegasi Indonesia Deddy Saleh.
Menurutnya, pembahasan naskah perjanjian telah dibahas dan beberapa poin telah disepakati secara prinsip. Sementara itu, pembahasan akses pasar di bidang barang, jasa-jasa dan investasi masih terus dilakukan.
Bersamaan dengan berlangsungnya perundingan, telah dilaksanakan pula pertemuan konsultasi dengan para anggota Indonesia-Australia Business Partnership Group (IA BPG) yang merupakan pertemuan rutin pada setiap putaran sebagai upaya kedua negara agar IA-CEPA menjadi perjanjian perdagangan yang tepat sasaran, modern, dan mengedepankan manfaat kedua negara
“Kerja sama ekonomi yang berkelanjutan di bawah kerangka IA-CEPA terus dinegosiasikan agar dapat merefleksikan kepentingan riil Indonesia dalam mendapat menfaat secara keseluruhan dari perjanjian nantinya,” pungkas Deddy.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved