Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) tengah menyusun konsep revisi Peraturan Menko Bidang Perekonomian tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dalam revisi itu, terungkap suku bunga KUR akan dipangkas dari saat ini 9% menjadi 7% per tahun. Itu dilakukan untuk mencapai target penyaluran tahun ini sebesar Rp110 triliun, perluasan penyaluran KUR, serta mengakomodasi permintaan pelaku usaha.
"Revisi juga memungkinkan calon debitur pengusaha pemula untuk memperoleh KUR, bergabung dalam kelompok usaha dengan mekanisme pembayaran kredit berdasarkan sistem tanggung renteng," ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Yuana Setyowati Barnas di Jakarta, kemarin.
Saat ini, kata Yuana, realisasi KUR sampai Agustus 2017 mencapai Rp61,14 triliun atau 55,6% untuk 2.734.490 debitur. Berdasarkan regional, jumlah penyaluran KUR relatif merata di pulau besar. Penyaluran tertinggi ada di Pulau Jawa dan diikuti Pulau Sumatra.
Berdasarkan provinsi, Jawa Tengah berada di posisi teratas penyaluran KUR dengan plafon mencapai Rp11,02 triliun kepada 569.579 debitur, disusul Jawa Timur, dan Jawa Barat di urutan ketiga.
"Berdasarkan penyalur, Bank BRI masih mendominasi penyaluran KUR dengan plafon Rp46,81 triliun kepada 2.527.926 debitur UMKM."
Yuana menambahkan target penyaluran KUR terus dikebut. Sejumlah langkah dilakukan seperti menambah bank penyalur KUR, mengikutsertakan lembaga keuangan bukan bank (LKBB) sebagai penyalur KUR, mengikutsertakan koperasi sebagai penyalur KUR, serta sosialisasi dan pendampingan KUR.
Tahun ini, total target penyaluran KUR Rp226,29 miliar. Hingga 31 Agustus 2017, total realisasi pencairan Rp89,1 miliar yang mendampingi 6.911 usaha mikro kecil (UMK), dengan pencairan terbesar UMK melalui BRI. Pada 2016 realisasi pencairan ialah Rp150,5 miliar.
Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) kemarin memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,5% menjadi 4,25% dengan suku bunga deposit facility turun 25 bps menjadi 3,5% dan lending facility turun 25 bps menjadi 5%. (Nyu/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved