Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LELANG gula rafinasi yang bakal diadakan pada 1 Oktober mendatang ramai peminat. Sistem dagang ini bahkan telah diuji coba dan terjual 400 ton.
Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Bachrul Chairi mengatakan, uji coba sudah dimanfaatkan industri kecil dan menengah (IKM). Mereka membeli GKR senilai Rp8.600 per kilogram (kg), lebih murah dari harga eceran yang selama ini mereka dapatkan Rp12.500 per kg.
“Sudah 400 ton yang terjual selama uji coba dan IKM yang mendapatkan itu dengan harga murah,” ucap Bachrul, kemarin.
Menurutnya, sistem lelang GKR sangat diapresiasi IKM. Pasalnya, selama ini mereka dipersulit industri atau importir gula rafinasi. Para IKM tidak diperbolehkan membeli dengan jumlah kecil dan wajib membayar secara cash. “Padahal, kalau untuk industri besar, mereka (importir GKR) memberikan kredit 3-6 bulan. Adil tidak itu? Ini yang mau kita coba benahi,” tegas Bachrul.
Dia menjelaskan tujuan sistem lelang GKR ialah untuk membuat transparansi harga dan proses jual-beli. Pemerintah bisa mengetahui jumlah GKR yang dijual dan beredar di industri pengolahan secara daring (online) karena GKR yang dilelang wajib diberi QR Code oleh penjual.
Dengan begitu, pemerintah berharap kebocoran GKR ke pasar bisa diminimalkan. Ia menyebut sepanjang 2015 terdapat 300 ribu ton GKR yang bocor ke pasar dan makin meningkat menjadi 600 ribu-700 ribu ton per tahun selama dua tahun ini.
“Ini yang mau kita benahi. Dengan QR Code, saya bisa tahu kalau bocor, yang bocorin siapa,” tegas Bachrul.
Di mengungkapkan, sejauh ini sudah 400 peserta yang mendaftarkan diri sebagai pembeli (buyer) dan 11 industri GKR sebagai penjual (seller). Dari 400 buyer, sekitar 150 merupakan industri peng-olahan besar, 150 koperasi, dan 100 IKM.
“Belum semua perusahaan besar mendaftar. Totalnya 200-an perusahaan. Kalau memang mereka tidak mau ikut lelang, maunya kontrak saja, ya silakan,” ujar Bachrul. (Jes/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved