Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

RI-Jepang Garap 7 Proyek Perikanan

07/9/2017 11:55
RI-Jepang Garap 7 Proyek Perikanan
(ANTARA/IRSAN MULYADI)

JEPANG dan Indonesia sepa­kat bekerja sama di bidang kelautan dan perikanan. Kerja sama itu berisi tujuh proyek di pulau terluar, termasuk pengadaan satelit dan radar.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan Jepang telah sepakat membangun pelabuhan perikanan, pasar ikan, dan tempat pelelangan ikan di enam pulau terluar di Indonesia. Pulau itu, antara lain, Sabang, Natuna, Morotai, Saumlaki, Moa, dan Biak. Pembangunan industri perikanan itu termasuk membangun komunitas perikanan setempat dan kapal angkut ikan dari pulau terluar ke pelabuhan utama. Kerja sama itu bertujuan mempercepat konektivitas produksi pulau terluar dengan pasar.

“Dalam kerja sama ini, Jepang akan memberikan hibah pembangunan enam lokasi pulau terluar yang terintegrasi antara fasilitas perikanan dan enam radar,” ucap Susi seusai menerima Penasihat Khusus untuk Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi di Jakarta, kemarin.

Di beberapa daerah pengadaan radar berbeda dari rencana pembangunan fasilitas perikanan. Menurut rencana, radar akan dibangun di Sabang, Natuna, Panambulai, Talaud, Morotai, dan Moa. Wilayah-wilayah tersebut dinilai rawan untuk dimasuki kapal asing dan juga menjamin keamanan nelayan-nelayan kecil di pulau terluar.

Upaya itu juga termasuk pengadaan satelit sistem terbuka di Bali. Kerja sama dengan Jepang pun mencakup pembangunan kapal untuk patroli dan kapal multiguna, kemudian pembuatan formulasi proyek kerja sama maritim dan perikanan serta teknologi ruang angkasa. “Jepang pun akan mendukung rehabilitasi pelabuhan ikan Muara Baru.” (Jes/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya