Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ERA baru globalisasi telah dimulai dengan semakin meningkatnya kontribusi aspek digital terhadap ekonomi. Data dari McKinsey Global Institute (MGI) pada 2016 menunjukkan sumbangan ekonomi digital telah mencapai 10% dari PDB dunia dengan nilai sekitar US$7,8 miliar.
Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, mengatakan globalisasi pada era sekarang lebih banyak tentang data jika dibandingkan dengan barang.
“Kita sudah memasuki era baru digital globalisasi, ditentukan arus data yang mentransmisikan informasi, gagasan, dan inovasi,” kata Mirza dalam Seminar Internasional Akuntansi Digital Economy, Financial Inclusion And Accounting Roles di Yogyakarta, kemarin.
Menurutnya, dunia saat ini lebih terhubung daripada sebelumnya, tapi dengan konektivitas yang mengalami perubahan secara mendasar.
“Kami percaya ekonomi digital akan mengarahkan globalisasi menuju arah baru transaksi, seperti digital teknologi yang berperan dalam sektor keuangan melalui sistem pembayaran sebagai saluran transaksi ekonomi dan infrastruktur pasar keuangan,” ujar Mirza.
Bank Sentral, lanjutnya, siap meluncurkan peraturan untuk mendukung perkembangan industri teknologi finansial (tekfin).
“Mudah-mudahan triwulan empat, peraturan BI (PBI) mengenai tekfin bisa hadir menyusul bersamaan dengan regulatory sandbox,” tegasnya.
Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran, Eni V Panggabean, menambahkan, dalam peraturan mengenai tekfin, BI bakal meminta pelaku usaha di bidang tersebut untuk mendaftarkan diri sehingga usaha mereka tercatat. Dari situ, akan ada tekfin dengan kriteria tertentu yang masuk sandbox.
“Jadi sandbox ini suatu lingkungan ketika mereka bisa berusaha membuat inovasi, tapi tentunya dalam batas-batas yang kami buat, supaya kami lihat dulu bagaimana risk profil-nya (profil risikonya), mitigasi risikonya, bagaimana sistemnya, dan sebagainya,” ucapnya.
Sejauh ini sudah ada sekitar 60 perusahaan tekfin yang mendaftarkan usaha.
Tantangan bagi akuntan
Keniscayaan akan semakin besarnya ekonomi digital juga terekam dalam survei. Senior Partner RSM (audit, tax and consulting firm), Agung Nugroho, menyebut 87% pemimpin bisnis yang disurvei percaya digital akan berkontribusi dalam pekerjaan jangka panjang. “Di era digital ekonomi akuntansi tidak akan mati. Setiap orang masih membutuhkan informasi keuangan yang bisa diinterpretasikan secara sama oleh semua pihak yang menggunakan,” ujarnya.
Tantangan yang dihadapi dalam ekonomi digital ialah cara mengidentifikasikan dan mendefinisikan transaksi, aset, kewajiban, biaya, dan pendapatan, serta cara mengukur dan menilai serta melaporkannya.
Ketua Departemen Akuntansi FEB UI, Dr Ancella Hermawan, menambahkan konferensi kali ini diharapkan dapat membuka wawasan profesi akuntan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan perkembangan situasi era ekonomi digital saat ini.
Chief Executive Partner RSM Indonesia Amir Abadi Jusuf menjelaskan RSM memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara di era ekonomi digital. (AT/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved