Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

RI-Cile Jajaki Sinergi Ekonomi

23/8/2017 09:50
RI-Cile Jajaki Sinergi Ekonomi
(AFP/BAY ISMOYO)

KERJA sama ekonomi antara pemerintah Indonesia dan Cile di bidang perdagangan akan berfokus di produk barang. Karena itu, negosiasi perjanjian kerja sama ekonomi di antara kedua negara (Indonesia Cile Comprehensive Economic Partnership Agremeent/IC-CEPA) ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Indonesia (PPI) Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo mengatakan negosiasi kerja sama ekspor-impor barang lebih mudah ketimbang jasa dan investasi. Pihaknya pun optimistis negosiasi hanya butuh satu kali pertemuan lagi yang rencananya dilaksanakan pada Oktober di Cile.

Saat ini, negosiasi IC-CEPA sudah melewati perundingan keempat. Di dalamnya, pembahasan sudah masuk ke isu produk yang ditawarkan kedua negara, akses pasar, jenis kerja sama, dan aspek hukumnya.

“Kita baru kelar negosiasi putaran ke-4 IC-CEPA. CEPA dengan Cile ini kita mulai dulu dengan goods (produk barang). Karena produk barang yang dibahas dulu, negosiasi bisa selesai akhir tahun ini,” ucap Iman di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, kemarin

Menurutnya, kerja sama ekonomi yang lebih komprehensif dengan Cile sangat dibutuhkan Indonesia. Cile akan menjadi negara penghubung Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin lainnya. Dengan begitu, Iman berharap IC-CEPA bisa menaikkan ekspor Indonesia tidak hanya ke Cile, tetapi juga ke berbagai negara Amerika Latin.

Di kesempatan yang sama, Direktur Urusan Ekonomi Bilateral Cile Pablo Urria menilai kerja sama dengan Indonesia akan menguntungkan kedua belah pihak. Kedua negara memiliki komoditas unggulan masing-masing dan bisa saling melengkapi. “Kami kebanyakan mengekspor buah-buahan yang memang biasa diimpor Indonesia, seperti anggur,” tukasnya. (Jes/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya