Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Tarif Listrik Indonesia masih Murah dan Kompetitif

09/8/2017 13:41
Tarif Listrik Indonesia masih Murah dan Kompetitif
(ANTARA/YUDHI MAHATMA)

PEMERINTAH menepis anggaran bahwa tarif tenaga listrik (TTL) di Indonesia yang termahal di dunia. Bahkan untuk kawasan ASEAN, tarif listrik di Indonesia tergolong murah dan kompetitif.

Berdasarkan data Mei 2017, tarif tenaga listrik untuk golongan rumah tangga di Indonesia sebesar Rp1.467 kwh, jauh lebih murah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Filipina sebesar Rp2.359 per kwh, Singapura Rp2.185 per kwh, dan Thailand sebesar Rp1.571 per kwh. "Jadi, ini menepis anggapan bahwa tarif tenaga listrik di Indonesia adalah yang termahal di dunia," ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana di Jakarta, kemarin.

Dadan menyampaikan, tarif yang kompetitif itu bukan hanya untuk golongan rumah tangga. "Tarif tenaga listrik golongan bisnis besar dan industri besar juga kompetitif jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya."Data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menunjukkan, untuk periode tarif Mei 2017, untuk pelanggan bisnis besar, tarifnya ialah Rp1.115 per kwh, sementara Thailand Rp1.149 per kwh, Singapura Rp1.523 per kwh, Filipina Rp1.464 per kwh, dan Vietnam Rp1.456 per kwh.

Untuk industri besar pada periode yang sama, tarif di Indonesia ialah Rp997 per kwh, sementara Thailand Rp1.034 per kwh, Singapura Rp1.382 per kwh, dan Filipina Rp1.417 per kwh.
Sebelumnya, laporan International Energy Consultants (IEC) yang dirilis Mei 2016 menunjukkan tarif tenaga listrik (rata-rata semua pengguna) di Indonesia hanya US$0,07 per kwh atau sekitar Rp945 per kwh (kurs Rp.13.500 per dolar), merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang dikaji, yakni Jepang (wilayah Kansai) sebesar 23,3 sen dolar AS per kwh, Hong Kong 15,1 sen dolar AS per kwh, Filipina 14,6 sen dolar AS per kwh, Singapura 10,9 sen dolar AS per kwh, Thailand 9,9 sen dolar AS per kwh, Korea Selatan 9,5 sen dolar AS per kwh, Malaysia 8,8 sen dolar AS per kwh, dan Taiwan sebesar 8,7 sen dolar AS per kwh.

Pemerintah juga terus meningkatkan tata kelola dan mendorong agar PT PLN (persero) terus melakukan efisiensi dalam menyediakan tenaga listrik bagi rakyat Indonesia. Pemerintah tetap melindungi masyarakat miskin dan tidak mampu dengan memberikan subsidi yang tepat sasaran. Cah/E-1



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya