Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menawarkan pengembangan kawasan sekitar stasiun (transit oriented development/TOD) dalam proyek light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) ke pihak swasta. Hal itu dilakukan agar tidak terlalu membebani anggaran negara sekaligus meningkatkan jumlah penumpang LRT.
“Kita juga memikirkan agar swasta dilibatkan lebih banyak sehingga TOD-TOD itu akan dibuat semacam TOR lelang kepada swasta. Tidak dikerjakan KAI,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai rapat koordinasi penyelesaian proyek LRT di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman Jakarta, kemarin.
Dalam rapat tersebut, kata Budi, konsultan proyek Price Waterhouse Coopers (PwC) menyatakan pengembangan proyek LRT tidak harus dibiayai negara sehingga peran perusahaan partikelir bisa lebih ditingkatkan.
“Ada suatu potensi yang besar bahwasanya industri kereta api itu tidak saja harus dibiayai negara, tapi swasta juga sudah bisa dilibatkan,” tukasnya.
Budi menambahkan, dengan pengembangan dilakukan swasta, jumlah penumpang diharapkan akan meningkat sehingga subsidi yang diberikan pemerintah Rp1,3 triliun per tahun atau total Rp16 triliun dalam 12 tahun bisa berkurang. Menurut hitungan pemerintah, hingga saat ini pertumbuhan penumpang diperkirakan 5% per tahun dengan tarif Rp12 ribu.
“Pertumbuhan itu bisa ditingkatkan menjadi 6% sampai 7%. Begitu pertumbuhan 7%, subsidi akan turun,” tukas dia.
Budi menyebut keterlibatan swasta dalam proyek LRT itu juga akan berasal dari perbankan. Terdapat dua bank swasta yang direncanakan membiayai, yakni BCA dan Bank CIMB Niaga.
Senada, Direktur Utama PT Adhi Karya Budi Harto juga mengamini rencana mengikutsertakan swasta dalam pengembangan TOD. Budi mengaku pihaknya menyiapkan lahan seluas 50 hektare di sekitar stasiun LRT untuk dikembangkan. “Lahan yang disiapkan sekitar 50 hektare.”
Saat ini pihaknya tengah membuat TOR lelang TOD dan akan melakukan lelang dalam waktu dekat.
Perpanjangan jalur
Pada kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan LRT Jabodebek mungkin akan diperpanjang hingga ke Bogor. Pengembangan itu, kata Luhut, akan membuat pembangunan lintasan LRT rute Cibubur-Bogor masuk tahap pertama, sebab sebelumnya rute tersebut masuk tahap kedua. Saat ini pihaknya tengah melakukan kajian terhadap rencana tersebut.
“Kita tadi putuskan langsung sudah membuat studi Bogor-Cibubur supaya sekaligus,” ujar Luhut.
Menurut Luhut, rencana perpanjangan rute nantinya tidak akan memakan biaya terlalu besar, sebab lintasan yang akan dibangun berada di darat dan tidak melayang (elevated) dengan ketinggian 9-12 meter dari darat seperti saat ini.
“Tidak semua mau elevated lagi karena cost-nya mahal kan Rp500 miliar per km. Kalau di darat mungkin Rp250 miliar per km,” sebut dia. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved