Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengupayakan harga bahan pokok terkendali hingga akhir tahun.
Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan menjaga dan mengawasi harga acuan sejumlah bahan pokok.
Hal ini dikemukakan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada Media Indonesia, kemarin.
"(Harga) komoditas seperti cabai, telur, daging, beras, dan gula di beberapa pasar dinilai masih stabil. Harga cabai rawit merah, cabai merah, dan cabai merah keriting berkisar Rp18 ribu-Rp20 ribu per kg di Bandung dan Malang.
Harga beras masih Rp9 ribu per kg dan gula Rp12 ribu per kg. Di Bandung, walaupun baru 25%-30% pasar yang buka, terpantau stabil termasuk di Pasar Cihapit yang terkenal mahal," kata Enggar.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti menambahkan harga pangan bisa terus stabil karena stok hingga akhir tahun dinilai mencukupi.
"Ke depan akan dibuat sistem sehingga harga pangan terkendali. Seperti apa sistemnya kami lihat dari hasil pembahasan."
Untuk membuktikan ada tidaknya kenaikan harga pangan, kemarin Mendag melakukan pengecekan ke Pasar Dinoyo, Kota Malang, dan Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang.
Di Pasar Dinoyo Malang, Mendag berkomunikasi langsung dengan beberapa pedagang.
"Tidak ada gejolak harga. Saya harus clear-kan. Biasanya H+3 sampai H+7 Lebaran diprediksi ada kenaikan harga. Harga telur ayam Rp17 ribu di bawah harga patokan peternak seha rusnya Rp18 ribu per kg."
Mendag mengapresiasi dukungan Polri yang turut memantau dan mencegah upaya penimbunan komoditas.
"Semua distributor wajib mendaftarkan secara detail stok hingga lokasi gudang mereka."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved