Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tindakan Go Around Pilot Garuda dan Petugas ATC Dipuji

Cahya Mulyana
19/6/2017 21:47
Tindakan Go Around Pilot Garuda dan Petugas ATC Dipuji
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

DIRJEN Perhubungan Udara Agus Santoso mengapresiasi petugas ATC Bandara Soekarno Hatta dan pilot Garuda GA 425 karena melakukan prosedur go around atau kembali lepas landas. Hal itu akibat landasan pacu masih terdapat pesawat Sriwijaya yang mengalami masalah teknis.

"Tindakan go around atau terbang kembali di saat pesawat sudah siap-siap mendarat di runway adalah salah satu prosedur keselamatan penerbangan. Prosedur go around diatur dalam Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 91 tentang General Operating and Flight Rules," terang Agus dalam keterangan resminya, Senin (19/6).

Karena itu, imbuh Agus, go around termasuk tindakan yang dibenarkan untuk keselamatan dan patut diapresiasi.

Diketahui keputusan go around dilakukan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 425 rute Denpasar-Jakarta pada Minggu (18/6) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Berdasarkan catatan AirNav Indonesia, pesawat Garuda tersebut go around pada pukul 15.16 UTC atau jam 22.16 WIB. Go around dilakukan karena pada saat yang sama masih ada pesawat Sriwijaya SJ580 rute Jakarta-Makassar di landasan pacu. Pesawat Sriwijaya tersebut tidak jadi terbang karena alasan teknikal.

"Bandara Soekarno-Hatta adalah bandara yang sibuk. Setiap menit ada pergerakan pesawat take-off dan landing. Dengan demikian diperlukan kecepatan dan kecermatan berpikir dan kesigapan bertindak pada pilot dan ATC dalam menjalankan prosedur keselamatan," ujarnya.

Di sisi lain, prosedur go around bisa dianggap sebagai bentuk ketidaknyamanan bagi penumpang. Namun karena ini termasuk dalam prosedur keselamatan, Agus meminta para penumpang maklum. Menurutnya, keselamatan penerbangan lebih penting karena menyangkut nyawa manusia.

Agus meminta agar operator penerbangan baik itu maskapai dan AirNav ikut memberi penjelasan terkait kejadian ini sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di masyarakat.

Dari sisi regulator, Agus juga menyatakan bahwa saat ini jajaran Direktorat Navigasi Ditjen Perhubungan Udara sudah diturunkan untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut dan mencari jalan keluar sehingga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

"Semua kejadian yang terkait keselamatan penerbangan harus terdokumentasi dengan baik. Saya juga instruksikan pada semua stakeholder untuk selalu mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam penerbangan," pungkasnya. (Cah)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya