Kamis 01 Desember 2022, 08:30 WIB

Waspada, Cedera Mengintai Jika Terlalu Lama “Mager”!

Bintang Krisanti | Weekend
Waspada, Cedera Mengintai Jika Terlalu Lama “Mager”!

Unsplash/ Daria Nepriakhina
Duduk atau menggunakan komputer terus-menerus dapat memicu cedera.

 

CEDERA nyatanya bukan saja mengintai jika anda melakukan aktivitas berat atau tanpa pemanasan.Mereka yang kerap mager (malas bergerak) juga rawan cedera.

 

Dokter bedah tulang yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Erica Kholinne, Sp. OT(K), Ph.D mengatakan terlalu lama duduk dan mager dapat memicu kelelahan hingga cedera. Hal itu terjadi karena otot belakang akan terus bekerja jika terlalu lama duduk.

 

 “Banyak duduk dan overwork bisa juga memicu cedera. Yang seperti ini biasanya kalau kita lama duduk, maka otot belakang ini menjadi overstrained, kerja terus, dan lama-lama otot menjadi lelah, akibatnya jadi backpain,” kata dr. Erica dilansir Antara, Rabu (30/1).

 

Lebih lanjut, ia mengatakan nyeri punggung atau backpain banyak dikeluhkan oleh mereka yang berada di kota besar. Hal ini dikarenakan waktu duduk saat bekerja yang bisa memakan waktu berjam-jam tanpa memindahkan posisi tubuh. Dengan begitu, mager bisa berarti beragam, baik duduk santai, rebahan, hingga bekerja atau berada di belakang meja terus-menerus.

 

Dokter yang juga berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) itu mengungkapkan, keluhan tersebut banyak dialami oleh pasien dari golongan muda, di rentang usia 30 hingga 40 tahun. “Tren ini muncul dan meningkat sejak adanya WFH (bekerja dari rumah) karena pandemi. Waktu WFH, ini menjadi tidak terkontrol, mengingat kita tidak ada teman, tidak ada pantry, dan hanya <i>stay</i> di depan layar saja. Itu tren yang saya amati,” ujar dr. Erica.

 

Ia mengingatkan agar tren tersebut jangan diabaikan, melainkan dikoreksi agar menjadi kesadaran untuk menjaga tubuh agar tetap bugar dan lincah dalam beraktivitas. “Banyak dari mereka yang mengandalkan obat. Namun, sebaiknya dimulai dari diri sendiri, jangan obat. Hanya perlu satu sesi konsultasi saja dengan dokter. Obat yang paling baik adalah kesadaran diri sendiri” kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

 

Selain itu, ia juga membagikan sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketegangan tubuh saat terlalu lama duduk. Berikut dua di antaranya:

 

  1. Posisi kursi dan meja harus ergonomis yang salah satunya ditandai dengan posisi layar komputer yang sejajar dengan mata. Hal ini untuk menghindari beban pada otot leher.

 

  1. Usahakan rehat tiap dua jam yang kemudian dimanfaatkan dengan bergerak ringan. Misalnya, dengan berjalan di sekitar ruangan, stretching, ataupun ke toilet. Rehat juga penting untuk mengistirahatkan mata agar tidak terus-menerus terpapar radiasi sinar layar. (M-1)

Baca Juga

Dok. Lemonilo

Lemonilo Hadirkan Ruang Temu Para Penggerak Perubahan

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 10:38 WIB
Lemonilo mengadakan acara 'Change Maker Meet' sebagai wadah pertemuan bagi para sosok penggerak perubahan di berbagai...
Dok. Media Indonesia Publishing

Perihal Kopi Nusantara

👤Pro/M-2 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 08:15 WIB
KOPI bukan hanya sekadar biji tumbuhan bercita rasa khas. Kopi digemari dan dicari sebagai sumber kepuasan dan...
MI/Duta

Mendobrak Dominasi lewat Koplo

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 08:10 WIB
Dangdut koplo disebut sang penulis mewakilkan semangat 'oplosan' karena mencampurkan berbagai hal menjadi sebuah genre dangdut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya