Minggu 26 Desember 2021, 06:40 WIB

Pentingnya Ayah dalam Pengasuhan

Putri Rosmalia | Weekend
Pentingnya Ayah dalam Pengasuhan

MI/Sumaryanto Bronto
Pendeta Yerry Pattinasarany

 

PERJALANAN religi Pendeta Yerry Pattinasarany nyatanya tidak mulus. Anak dari legenda sepak bola Indonesia, Ronny Pattinasarany ini terjerumus dalam dunia hitam narkoba sejak masih remaja. Ia bahkan beberapa kali hampir kehilangan nyawa akibat narkoba.

Anak ke-2 dari tiga bersaudara ini mengungkapkan bahwa sang ayahlah yang sangat berjasa membawanya keluar dari dunia hitam narkoba. Akhirnya pada 2001, Yerry bisa membulatkan tekad menjauhi narkoba. Ia kemudian mempelajari teologi dan menekuni suatu segmen pelayanan khusus.

Atas pengalaman hidupnya itu pula, Yerry sangat vokal mengampanyekan pentingnya kehadiran sosok ayah yang penyayang dan bertanggung jawab dalam hidup setiap anak. Pengalaman dan ajakan untuk setiap ayah agar lebih hadir dalam keluarganya itu kemudian ia suarakan lewat gerakan Ayah Hadir di media sosial. Lewat berbagai media sosial miliknya, Pendeta Yerry konsisten menghadirkan ajakan, edukasi, dan contoh pangasuhan bagi setiap ayah.

“Jadi, Ayah Hadir itu ialah sebenarnya movement. Movement yang saya suarakan setelah lima belas tahun lamanya saya mendampingi para pecandu narkoba,” ujar Yerry, ketika dihubungi, Senin, (20/12).

Selama mendampingi para pecandu narkoba, Yerry melihat bahwa rata-rata faktor utama para pemuda melarikan diri ke narkoba karena kurangnya kasih sayang dalam keluarga, terutama karena tidak adanya sosok ayah yang berperan sebagai pelindung dalam keluarga.

“Saya menemukan benang merah bahwa peran ayah sangat penting di situ. Kehadiran ayah yang bijaksana, melindungi, dan menyayangi keluarga nya dengan sepenuh hati itu punya power yang saya yakin bisa mengalahkan kejahatan terorganisasi sekelas narkotika,” tutur pria berusia 42 tahun ini.

Selain gerakan Ayah Hadir, Pendeta Yerry juga tengah menjalankan program pendampingan dan pelatihan bagi mantan pecandu narkoba. Pelatihan dan pendampingan bagi mereka yang sudah selesai atau tengah menjalani masa rehabilitasi atau penahanan agar bisa kembali ke masyarakat dan memiliki hidup yang lebih berkualitas.

“Saya coba fokus membangun UMKMUMKM sederhana sehingga mantanmantan pemakai yang dari penjara, dari rehab ini bisa punya penghasilan setelah pulih dan sembuh. Mereka bisa berkarya kembali. Mereka bisa bekerja kembali,” pungkasnya. (Pro/M-1)

Baca Juga

dok: Visicita Network

Dokumenter Start from Scratch Jadi Pembuka Festival Flavs 2022

👤Fathurrozak 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 15:51 WIB
Flavs Festival 2022 tahun ini akan berlangsung pada 10-11 September secara...
Dok. Instagram @infotitimangsa

Kembali Dipentaskan, Monolog Inggit Garnasih Lebih Segar dengan Konsep Musikal

👤Devi Harahap 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 15:15 WIB
Telah dipentaskan 13 kali, monolog Inggit Garnasih tertunda dua tahun ini akibat...
Dok. ZYNGA

Tiktok Uji Coba Fitur Bermain Gim

👤M-2 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:20 WIB
TIKTOK tengah menguji coba fitur terbaru mereka terkait dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya