Kamis 26 Maret 2020, 12:30 WIB

Berupaya Lindungi Tenaga Medis, Thailand Kerahkan Robot Ninja

Melalusa Susthira K | Weekend
Berupaya Lindungi Tenaga Medis, Thailand Kerahkan Robot Ninja

AFP
Robot ninja yang digunakan di RS di Thailand.

 

SELAMA wabah covid-19, telah banyak tenaga medis yang ikut menjadi korban akibat tertular dari pasien. Para peneliti pun kini mengharapkan andil robot untuk tugas-tugas medis yang penuh risiko di garda depan. 

Para peneliti mencatat bahwa robot dapat membantu dalam hal penggunaan teknologi komunikasi dan informasi bidang medis (telemedicine), proses pembersihan untuk menghilangkan kontaminan seperti mikroorganisme atau bahan berbahaya (dekontaminasi), penanganan limbah berbahaya, hingga membantu melakukan pemantauan terhadap kepatuhan karantina.

"Secara historis, robot telah dikembangkan untuk melakukan pekerjaan yang menjemukan, kotor dan berbahaya. Ketika epidemi meningkat, peran potensial robot menjadi semakin jelas," tulis para peneliti dalam editorial dalam Science Robotics.

Para ilmuwan menekankan bahwa pandemi covid-19 telah menyoroti kebutuhan untuk memperluas peran robot, yang sebelumnya telah digunakan untuk membantu ketika situasi bencana dan beberapa aplikasi medis selama bertahun-tahun.

"Mengapa kita masih membiarkan praktisi garda depan (layanan kesehatan) terpapar patogen? Robot ada di sini untuk mengambil sebagian risiko itu dari orang-orang," tutur dekan Institute of Medical Robotics di Shanghai Jiao Tong University, Guang-Zhong Yang, yang menjadi editor jurnal ilmiah tersebut.

Menurut editorial yang ditulis bersama para peneliti dari Carnegie Mellon University dan National Academy of Science itu, robot juga seharusnya digunakan untuk pengendalian infeksi, berhubungan dengan pasien yang dalam perawatan intensif, serta memberikan obat-obatan dan makanan.

"(Pandemi) covid-19 dapat menjadi titik kritis bagaimana organisasi masa depan beroperasi. Generasi baru robot besar, kecil, mikro, dan multi-robot yang mampu terus bekerja dan membersihkan (tidak hanya menghilangkan debu namun juga benar-benar membersihkan / mensterilkan semua permukaan) dapat dikembangkan," terang para ilmuwan, mengutip AFP, Kamis (26/3). 

Beberapa robot telah digunakan selama pandemi covid-19 di beberapa negara. Di rumah sakit di  Thailand, "robot ninja" telah dikerahkan untuk mengukur demam dan melindungi kesehatan tenaga kesehatan yang terbebani dengan banyaknya pasien. Sedangkan di Denmark robot  dengan sinar ultraviolet dikerahkan untuk membasmi kuman pada permukaan yang sering disentuh. (M-1)

Baca Juga

Dok. JCO

Rayakan Dua Dekade, JCO Helat Konser From the New World

👤Fathurrozak 🕔Rabu 25 Mei 2022, 11:21 WIB
Konser ini sekaligus menandai pembukaan Balai Resital Kertanegara dengan wajah...
MI/HO

D1 Milano Luncurkan Koleksi Jam Tangan Chupa Chups dan Carbonlite

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 Mei 2022, 08:15 WIB
Koleksi jam tangan D1 Milano Chupa Chups membangkitkan memori masa kecil akan warna dan rasa manis permen Chupa Chups di pergelangan...
AFP/ISRO

Ilmuwan Ungkap Penyebab Fenomena Badai Debu di Planet Mars

👤Devi Harahap 🕔Rabu 25 Mei 2022, 07:00 WIB
Mempelajari lebih lanjut tentang lingkungan planet lain akan selalu mengarah pada pemahaman yang lebih besar tentang planet...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya