Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Energi Persatuan lewat Musik

Fathurrozak
03/3/2019 06:30
Energi Persatuan lewat Musik
(MI/SUMARYANTO BRONTO)

MUSIK tidak hanya layak disebut bahasa universal. Di Java Jazz Festival ke-15, lewat musik para seniman dari berbagai bangsa seperti meneriakkan pentingnya keberagaman kala bangsa Indonesia terancam retak di tahun politik.

Terpilihnya Raveena untuk tampil sebagai special show  menjadi pembuktiannya. Penyanyi asal New York, Amerika Serikat, ini merupakan keturunan India.
Java Jazz menjadi panggung pertamanya di Asia. Lewat lagunya, Raveena merepresentasikan keberagaman latar belakang yang mampu menyatu lewat musik.

"Tahun ini, tagline festival ialah Music Unites Us All. Karena musik tidak membedakan latar belakang sehingga kita semua dapat menikmati perayaan ini, yang dibuat oleh Indonesia," terang Direktur Java Festival Production Dewi Gontha.

Kemarin, Java Jazz, yang berlangsung selama tiga hari, memasuki hari kedua. Ada 11 panggung yang dibangun untuk mewadahi kiprah 70 musikus dalam negeri dan 40 musikus internasional.

Tema penyatuan tetap tergambar di hari kedua ini dengan banyaknya kolaborasi yang ditampilkan dalam satu panggung. Ron King Horn Section, salah satunya, yang mampu tampil apik dengan Andien, Aqi Alexa, Audrey Singgih, Radhini, Rendy Pandugo, dan Teddy Adhitya.

Ada pula Bob James Trio, Christabel Annora, Donny McCaslin, GoGo Penguin, Gretchen Parlato. Kolaborasi lain ditampilkan Dira Sugandi dengan Harvey Mason, atau Adrian Khalif Adikara Fardy serta Iwa K yang tampil bersama MLDJAZZPROJECT.

Kolaborasi menjadi kekuatan perhelatan ini sejak hari pertama. Di antaranya terjadi  karena penampilan pesinden dan komedian Soimah yang bertrio  dengan gitaris Dewa Budjana dan pembetot basis muda asal India, Mohini Dey.

Alhasil, musikus sekelas Bob James, penyabet dua Grammy Awards, pun mengaku kesengsem dengan festival yang digelar di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta ini. Setelah memainkan pianonya dengan paduan drum dan bas dua rekannya, Bob mengaku puas.

"Saya sangat senang sekali bisa hadir di Java Jazz Festival. Ini merupakan salah satu festival jazz terbaik yang ada di dunia," tandasnya. (Jek/J-3).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya