Kamis 27 Oktober 2022, 14:25 WIB

Potensial Diterapkan, UScovery Beberkan Keunggulan Unitsky String Technologies

Mediaindonesia.com | Teknologi
Potensial Diterapkan, UScovery Beberkan Keunggulan Unitsky String Technologies

DOK Pribadi.
Teknologi UST sangat ramah lingkungan karena konsumsi bahan yang rendah dari elemen struktural jembatan layang dan rolling stock rel tali.

 

USCOVERY DMCC Indonesia optimistis terkait potensi penerapan teknologi string transport di Indonesia. Hal ini menyusul penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara ITS Indonesia dan Unitsky String Technologies Inc. UScovery DMCC Dubai merupakan bagian dari grup perusahaan Unitsky, Belarus.

"Bagi kami, keterlibatan UST pada Sustainable Transportation Forum (STF) 2022 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, pada 20-21 Oktober yang dihadiri oleh seluruh stakeholders bidang transportasi di Indonesia, kemudian diikuti penandatanganan MoU dengan ITS Indonesia. Ini merupakan pengakuan bahwa UST diterima untuk masuk dan bergabung dalam ekosistem transportasi di Indonesia," kata Representative Manager uScovery DMCC Indonesia, Sammy Soru, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/10).

Ke depan, ia berharap dengan semua keunggulan yang dimiliki UST kerja sama dengan seluruh stakeholders transportasi di Indonesia akan mampu mengoptimalkan setiap peluang yang ada dalam sinergi dan kolaborasi untuk mendukung terwujudnya Indonesia zero emission 2060. Pengembangan teknik dan pengetahuan Unitsky String Technologies yang merupakan dasar dari pengaplikasian kompleks transportasi dan infrastruktur uST memberikan sejumlah karakteristik yang menarik untuk diketahui.

"Ada empat keunggulan yang bisa di-highlight dari teknologi string ini antara lain availability, safety, adaptability, dan environmental friendliness," terangnya. Produk UST, dikatakannya, sangat terjangkau secara komersial karena kombinasi karakteristik yang unik. Fitur struktur prestressed memungkinkan untuk mengurangi konsumsi material dan biaya. 

"Kita dapat mengambil komparasi dengan rencana pembangunan fase 3 MRT Cibitung-Balaraja dengan panjang rute 87 km. Itu diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp160 Triliun. Secara garis besar, penggunaan teknologi UST pada jalur dan panjang rute yang sama mampu ditekan hingga 1/4 dari biaya MRT," contohnya.

Pembangunan kompleks transportasi dan infrastruktur uST juga tidak memerlukan pembuatan tanggul tanah, galian, jembatan, simpang susun dan gorong-gorong. Struktur lintasan hanya membutuhkan alokasi lahan minimal untuk konstruksi dan sedikit pekerjaan tanah. "Selain itu, struktur kompleks transportasi dan infrastruktur uST siap menjamin pengangkutan penumpang dengan jumlah maksimum (hingga 50.000 orang per jam) dengan biaya minimal pada kecepatan hingga 150 km/jam dengan interval lalu lintas minimum 20-30 detik," bebernya.

Perihal safety atau keamanan, Sammy menjelaskan, kompleks transportasi dan infrastruktur uST dibedakan oleh tingkat keamanan yang tinggi. Elemen-elemennya yang dibuat dengan sistem multilevel mampu mengeliminasi insiden dan kecelakaan apa pun selama pengoperasian kompleks. Suspended String Light-Rail yang terletak di atas tanah membuat tabrakan dengan  kendaraan lain (bus, mobil), pejalan kaki, atau hewan tidak mungkin terjadi. 

Selain itu, struktur lintasan prestressed memungkinkan kompleks uST untuk tetap beroperasi bahkan jika satu atau lebih penyangga perantara rusak ketika terjadi bencana alam atau keadaan force majeure lain. "Sistem kontrol otomatis membuat string transport tahan bahkan terhadap kondisi cuaca yang paling sulit seperti hujan salju, hujan lebat, badai debu, dan pasir. Keamanan kompleks transportasi dan infrastruktur uST telah dikonfirmasi oleh organisasi independen internasional TUV SW," ujarnya.

Kompleks transportasi dan infrastruktur UST juga memiliki tingkat kemampuan beradaptasi yang tinggi. Ini dapat dibangun di daerah dengan medan yang kompleks dan kondisi alam dan iklim yang sulit. "Dengan demikian masalah kemacetan lalu lintas di jalan-jalan di kota dapat diselesaikan. Struktur rel dirancang sedemikian rupa agar dapat digunakan baik untuk angkutan penumpang maupun angkutan barang. Lebih mudah untuk mengintegrasikan Suspended String Light-Rail ke dalam lingkungan perkotaan yang sudah terbentuk daripada membangun kereta bawah tanah, kereta api atau jalan raya di sana," paparnya.

Selain itu, teknologi UST sangat ramah lingkungan karena konsumsi bahan yang rendah dari elemen struktural jembatan layang dan rolling stock rel tali, pembebasan lahan, pengoperasian listrik dan konsumsinya yang rendah, serta karena pergerakan kendaraan di atas tanah. Kendaraan rel listrik di atas roda baja menggunakan jenis bahan bakar yang paling ramah lingkungan listrik. Selain itu, pergerakan roda baja pada rel baja dengan efisiensi 99,8% dan desain transportasi yang aerodinamis mampu menghasilkan efisiensi energi yang tinggi. (RO/OL-14)

Baca Juga

MI/HO

IOH Kembali Gelar Kelas Pendampingan Coding bagi Penyandang Disabilitas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 07 Desember 2022, 12:45 WIB
Program IDCamp Bootcamp 2022 for Disabilities ini juga sekaligus diselenggarakan untuk memperingati Hari Disabilitas...
dok pribadi

Masif, Penggunaan Kecerdasaran Buatan AI untuk Bidang-Bidang Ini

👤Henri Siagian 🕔Rabu 07 Desember 2022, 08:32 WIB
GeoAI adalah kebutuhan masa depan untuk pengambilan keputusan dengan basis data yang akurat sehingga eksekusi kebijakan bisa tepat...
Ist

Argaming Shop Penuhi Kebutuhan Gamers dari Amatir Hingga Pro

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 20:54 WIB
Para gamers bisa menghasilkan uang dengan bermain games di aplikasi, melalui video streaming dan mengikuti kompetisi dari tingkat lokal,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya