Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Gojukai Indonesia Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Dunia

(Gnr/R-3)
28/11/2015 00:00
Gojukai Indonesia Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Dunia
(MI/Barry Fathahilah)
KEJUARAAN karate Gojukai se-Asia Pasifik ke-6 yang dilangsungkan di Gedung Olahraga POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, 27-29 November dijadikan Pengurus Besar Gojukai Indonesia untuk menyeleksi atlet yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Gojukai di Kanada, 2017 mendatang. Ketua Harian PB Gojukai Indonesia Hartono mengatakan, dari 165 karateka Indonesia yang berlaga di Kejuaraan Asia-Pasifik tersebut, akan dipilih 30 karateka yang akan diikutkan dalam pemusatan latihan menghadapi kejuaraan dunia di Kanada.

"Tidak perlu juara di Asia Pasifik untuk masuk pelatnas Kejuaraan Dunia. Kami akan memantau perkembangan mereka dalam dua tahun ke depan. Kita lihat naik atau turun prestasinya. Tidak menutup kemungkinan, kita bisa kembali menghasilkan juara dunia," kata Hartono di sela-sela pembukaan Kejuaraan Gojukai Asia-Pasifik, kemarin. Pada Kejuaraan Dunia 2013 di Mumbai, India, 32 karateka Indonesia yang berlaga sukses menempatkan tim Merah-Putih di peringkat keempat daftar pengumpul medali dengan raihan 7 medali emas, 14 perak, dan 8 perunggu.

Prestasi itu menjadi yang terbaik yang pernah disumbangkan kontingen Indonesia. Kali ini, dalam Kejuaraan Asia-Pasifik, ketua kontingen Indonesia Mahdi Saahab menargetkan karateka Indonesia dapat menjadi juara umum. Indonesia turun di semua kategori mulai pemula hingga veteran yang seluruhnya mempertandingkan 93 nomor pertandingan, gabungan dari disiplin kata (seni) maupun kumite (tarung). Karateka Indonesia yang berlaga di Kejuaraan Gojukai Asia-Pasifik kali ini diseleksi dari kejurnas tiga bulan lalu.

Setelah terpilih, karateka menjalani latihan terpusat selama dua bulan sebelum menjalani latihan intensif 10 hari terakhir di Tapos, Bogor, Jawa Barat. "Peluang untuk merebut medali emas ada di nomor veteran dan juga di usia dini. Tapi kami sadar persaingan saat ini akan sulit karena kontingen lain seperti Australia juga Jepang juga mempersiapkan diri dengan baik," kata kepala pelatih tim Indonesia Budi Ichwan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan, yang hadir dalam pembukaan, berharap dari kejuaraan tersebut dapat lahir bibit karateka Indonesia yang mampu memberikan prestasi di tingkat dunia. "Banyak karateka muda yang punya motivasi besar untuk berprestasi. Harapan dan impian itu patut dijaga terus," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya