Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan status Ezra Walian di Timnas Indonesia U-23. Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengklaim Ezra bisa tampil memperkuat Garuda Muda di SEA Games 2019 Manila.
Status Ezra memang sempat bermasalah saat Timnas U-23 tampil di Kualifikasi Piala Asia. Ia tidak boleh bermain untuk Garuda Muda pada Maret 2019 lalu di Hanoi karena terganjal status kewarganegaraan di Statuta FIFA.
Di Status kewarganegaraan tersebut tercantum dalam Statuta FIFA Pasal 8 ayat 1. Ezra dinilai telah berkewarganegaraan Belanda karena sempat bermain untuk Timnas Belanda U-17.
Namun, Tisha memastikan Ezra kali ini bisa bermain di SEA Games. Pasalnya, multievent dua tahunan Asia Tenggara itu bukan berada di bawah naungan FIFA.
"Yang jelas kalau SEA Games 2019 Ezra Walian tidak dipermasalahkan bermain untuk Timnas U-23. Karena SEA Games tidak di bawah yuridiksi FIFA Competition," kata Tisha kepada awak media beberapa hari lalu.
Baca juga: Skuat Garuda Siap Hadapi Tiga Lawan Sekaligus
Ia mengakui PSSI masih memperjuangkan status Ezra ketika bermain pada ajang di bawah naungan FIFA. PSSI berusaha memperjuangkan pendaftaran status kewarganegaraan pemain 21 tahun tersebut.
"Kami berkomunikasi dengan FIFA dan juga sudah menunjuk pengacara, bahkan international link untuk bisa mengusahakan hal ini," tutur Tisha.
"Tidak mudah, karena sang pemain belum mengganti Timnas pada saat dia sudah bermain dengan Belanda U-17. Dia belum mengubah Timnas sebelum melakukan naturalisasi."
"Regulasi FIFA sangat ketat. Sampai saat ini, kami masih menunggu jawaban konkret dari FIFA bagaimana agar Ezra Walian bisa memperkuat Timnas U-23," pungkasnya. (Medcom/OL-2)
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved