Senin 25 April 2022, 04:00 WIB

Mencari Keridaan Lailatulqadar

Syarief Oebaidillah | Ramadan
Mencari Keridaan Lailatulqadar

Dok. MI
Ilustrasi malam lailatul qadar.

 

PADA Ramadan Allah SWT menyediakan suatu malam yang memiliki nilai ibadah sama dengan 1.000 bulan, atau setara dengan 83 tahun. Malam itu dikenal sebagai Lailatulqadar yang terjadi hanya sekali dalam setahun, yakni pada malam-malam 10 terakhir Ramadan.

Kesempatan itu hanya disediakan Allah SWT bagi orang yang beriman, khususnya orang yang melaksanakan puasa Ramadan. Untuk mendapatkannya, mukmin harus bertanggang pada malam harinya selepas tengah malam dengan melakukan qiamulail.

Orang yang menghidupkan malam-malam 10 terakhir Ramadan dengan berbagai amal saleh, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, zikir, istigfar, dan salat Taubat akan berpeluang mendapatkannya.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr 97: 1-5).

Salah satu keistimewan Ramadan, menurut Ustaz Abdul Gaffar Ruskhan, ialah adanya malam kemuliaan, Lailatulqadar, yang disediakan Allah SWT bagi mukmin yang ingin meraihnya. Pada malam itu Al-Qur’an diturunkan Allah SWT dari Lauh Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia. Lalu, malaikat Jibril menyampaikannya kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur selama 23 tahun sesuai dengan keperluan.

Berdasarkan ayat surah Al-Qadr itu, Al-Qur’an diturunkan pada malam kemuliaan itu. Ada yang mengatakan turunnya Al-Qur’an pada malam 27 Ramadan, tetapi ada juga yang mengatakan pada 17 Ramadan.

Pendapat terakhir dianut jumhur ulama sehingga malam 17 Ramadan ditetapkan sebagai Nuzulul-Qur’an.

Lailatulqadar disebut juga sebagai malam yang penuh dengan keberkahan (lailah mubarakah). Di samping itu, pada malam itu segala urusan mengandung hikmah.

Tidak ada yang mengetahuinya secara pasti, kapan waktu turunnya Lailatulqadar itu. Ada beberapa riwayat hadis dari Nabi SAW yang menjelaskan waktu terjadinya, antara lain pada 27 Ramadan.

Hal itu dijelaskan riwayat Abu Ka’ab RA dengan katanya, “Demi Allah, sesungguhnya Ibn Mas’ud telah meyakinkan bahwa Lailatulqadar terjadi pada Ramadan dan jatuh pada malam ke-27."

Ada yang berpendapat Lailatulqadar jatuh pada malam 23 Ramadan berdasarkan hadis yang diriwayatkan Abdullah bin Unais RA.

Pendapat lain, Lailatulqadar jatuh pada malam 21 Ramadan. Pendapat itu merupakan pendapat yang dipilih Imam Syafi’i RA. “Carilah (Lailatulqadar) olehmu pada malam ke-17, 21, dan 23 pada Ramadan." (HR Abu Daud No. 1176).

Malam ganjil

Intinya, terjadinya Lailatulqadar itu pada malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam ganjil dari 10 hari terakhir.

Berdasarkan beberapa pendapat itu, tanggal pasti Lailatulqadar tidak diketahui. Yang pasti Lailatulqadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan.

Selama 10 malam terakhir Ramadan tersebut dapat kita tunaikan beragam amal sunah untuk dapat meraih keutamaan Lailatulqadar.

Amal yang paling baik dilakukan pada malam itu, kaum muslimin dianjurkan agar bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah SWT dengan penuh keimanan dan mengharapkan rida-Nya.

Lailatulqadar merupakan hadiah besar yang diperuntukkan Allah SWT bagi orang beriman. Mukmin yang cerdas tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas itu berlalu tanpa makna. (H-1)

 

Baca Juga

Ist

Masyarakat Puas Kinerja dari Pemerintah dan Polisi Tangani Arus Mudik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 15 Mei 2022, 21:22 WIB
Masyarakat merasakan puas atas kinerja dari Pemerintah Indonesia dan Polri terkait hal penanganan dan penyelenggaraan arus mudik Hari Raya...
DOK Pribadi.

Program Ramadhan Brand Berbagi Salurkan 1.000 Lebih Paket

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 09 Mei 2022, 21:50 WIB
Harapannya, seluruh donasi yang diberikan dapat menjadi berkah, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga untuk perusahaan sebagai...
Dok. Mahasiswa Diaspora di Saint Petersburg

Lebaran Penuh Kegembiraan di Saint Petersburg

👤 Naila Maziya Labiba ! Mahasiswi Program Master di Saint Petersburg State Technological Institute (Technical University) 🕔Jumat 06 Mei 2022, 14:25 WIB
Acara silaturahim yang bertemakan Pulang Kampoeng ke Rumah Nenek dibuka dengan sambutan Ketua persatuan mahasiswa Indonesia di Saint...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Kamis, 19 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN