Sabtu 23 April 2022, 04:00 WIB

Amalan Terbaik Malam Lailatulqadar

Ferdian Ananda Majni | Ramadan
Amalan Terbaik Malam Lailatulqadar

Dok. Pribadi
Ustaz Hanan Attaki.

 

KEUTAMAAN Lailatulqadar banyak dijelaskan baik di dalam Al-Qur'an maupun hadis. Disebutkan bahwa malam tersebut dapat dijumpai pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan.

Ustaz Hanan Attaki mengatakan Lailatulqadar merupakan hadiah dan kejutan yang paling berharga yang Allah sediakan di bulan Ramadan. Menurutnya, orang yang kehilangan atau melewatkan Lailatulqadar merupakan orang yang paling rugi.

Mengapa begitu? Sebab pada malam itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk mendapatkan pahala yang lebih besar daripada beribadah selama 1.000 bulan.

"Dengan satu malam saja, dia (manusia) mendapatkan pahala yang lebih baik daripada ketika dia beribadah selama 1.000 bulan," kata Pendiri Gerakan Pemuda Hijrah yang aktif berdakwah di komunitas pemuda itu secara virtual, Kamis (21/4).

Alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, itu menjelaskan bahwa 1.000 bulan ialah seumur hidup bahkan lebih karena usia umat Nabi Muhammad sekitar 60 tahun. Sementara itu, 1.000 bulan itu lebih dari 80 tahun.

"Siapa di antara kita yang mampu beribadah, salat, berpuasa, membaca Al-Qur'an, berzikir selama 80 tahun? Tidak ada. Dan, Allah tahu banget kita tidak akan sanggup melakukan itu," ujarnya.

Ustaz Hanan mengatakan Allah sengaja menjadikan malam Lailatulqadar sebagai sebuah rahasia agar kita memaksimalkan ibadah kita pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Siapa yang mendapatkannya, dia seperti seorang ahli ibadah, kekasih Allah, orang yang istimewa di mata Allah.

Lalu amalan apa yang paling baik yang mesti dilakukan pada malam Lailatulqadar? Ustaz Hanan menyebutkan amalan utama yang pertama ialah melakukan iktikaf atau berdiam diri di masjid.

Iktikaf itu, jelasnya, pada dasarnya ialah ibadah yang ditentukan dengan tempat, bukan hanya zaman atau waktu, tetapi juga ada tempatnya. "Tempat iktikaf itu adalah di masjid," tuturnya.

 

Doa khusus

Ustaz Hanan melanjutkan, amalan kedua yang bisa dilakukan pada malam Lailatuqadar ialah memperbanyak doa. Ada satu doa Lailatulqadar yang diajarkan oleh Nabi Muhammad kepada istrinya, Sayidah Aisyah. “Wahai Aisyah, wahai istriku tercinta,” ucap Nabi. “Kalau kamu mendapati malam Lailatulqadar, mohonkanlah kepada Allah dengan kalimat Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni.”

Doa itu berarti, ‘ya Allah, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku’. "Di 10 malam terakhir dari Ramadan, sering-seringlah dibaca, Allah pasti akan memaafkan kesalahan kita," ucap ustaz Hanan. (H-2)

Baca Juga

Ist

Masyarakat Puas Kinerja dari Pemerintah dan Polisi Tangani Arus Mudik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 15 Mei 2022, 21:22 WIB
Masyarakat merasakan puas atas kinerja dari Pemerintah Indonesia dan Polri terkait hal penanganan dan penyelenggaraan arus mudik Hari Raya...
DOK Pribadi.

Program Ramadhan Brand Berbagi Salurkan 1.000 Lebih Paket

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 09 Mei 2022, 21:50 WIB
Harapannya, seluruh donasi yang diberikan dapat menjadi berkah, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga untuk perusahaan sebagai...
Dok. Mahasiswa Diaspora di Saint Petersburg

Lebaran Penuh Kegembiraan di Saint Petersburg

👤 Naila Maziya Labiba ! Mahasiswi Program Master di Saint Petersburg State Technological Institute (Technical University) 🕔Jumat 06 Mei 2022, 14:25 WIB
Acara silaturahim yang bertemakan Pulang Kampoeng ke Rumah Nenek dibuka dengan sambutan Ketua persatuan mahasiswa Indonesia di Saint...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Kamis, 19 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN