Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
CALON Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Sandiaga Uno menargetkan mengambil 90% suara pemilih Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. Artinya, hanya disisakan 10% untuk pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
Djarot pun menanggapi pernyataan Sandi itu dengan santai dan sedikit bercanda. Ia tak keberatan disisakan sedikit suara, tapi ia akan mengambil suara Anies-Sandi di putaran pertama sampai 50%.
"Aku ambil 10% (suara Agus-Sylvi) tapi ambil suaranya dia 50%," ucap Djarot sambil tertawa di Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan, Rabu (22/3).
Deklarasi dukungan dari partai politik juga satu persatu mengalir pada Anies-Sandi. Tapi Djarot tetap tidak gusar. "Ora opo-opo," ungkapnya.
Menurut mantan Wali Kota Blitar itu, ada atau tidaknya dukungan dari parpol tetap disyukuri. Yang penting, Ahok-Djarot bisa meraup suara rakyat.
"Aku mending meraup semuanya saja di bawah. Di bawah suaranya saja diambil. Partai kalau mendukung alhamdulilah kalau enggak ya enggak apa-apa gitu loh, yang penting suaranya," ujar Djarot.
Sebelumnya Sandi menilai, dukungan untuk Anies-Sandi semakin banyak, termasuk dari pemilih Agus-Sylvi.
"Rasio yang coba kita capai antara 90% pendukung Mas Agus dan Mpok Sylvi bisa terkonversi jadi pendukung Anies-Sandi," kata Sandi, Senin (20/3). (MTVN/X-12)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved