KESIAPAN Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said untuk buka-bukaan termasuk memberikan rekaman utuh terkait dugaan pencatutan nama Presiden dan Wapres oleh Setya Novanto disam but positif. Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Ridwan Bae bahkan akan mengupayakan pemutaran rekam an itu nantinya dilakukan terbuka.
''Agar publik juga tahu. Terbuka saja, jangan sembunyi-sembunyi,'' ujar Ridwan saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Ia menambahkan, kesediaan Sudirman Said memberikan rekaman tersebut secara utuh sangat bagus untuk membuka masalah yang terjadi. Rekaman percakapan 'papa minta saham' antara Novanto, Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid yang sudah diberikan ke MKD hanya berdurasi 11 menit 37 detik. Padahal, durasi rekaman utuh 1 jam 27 menit. Ridwan ditugaskan Fraksi Partai Golkar menggantikan Dadang S Muchtar sebagai anggota MKD. Golkar juga memasukkan Adies Kadir menggantikan Budi Supriyanto dan Kahar Muzakir menggantikan Hardisoesilo.
Penggantian tersebut dinilai sebagai upaya Partai Golkar untuk 'mengamankan ' Novanto, tetapi Ridwan menepis anggapan itu. Namun, indikasi bahwa mereka punya misi khusus sulit dibantah. Ridwan, misalnya, masih dan akan terus mempersoalkan legal standing Sudirman. Padahal, kedudukan hukum Sudirman sudah dinyatakan sah setelah MKD memanggil ahli bahasa hukum. Anggota MKD dari PDIP Marsiaman Saragih menyambut baik kesiapan Sudirman memberikan rekaman utuh dan bukti tambahan kepada MKD. Dengan begitu, MKD bisa membuat kasus tersebut terang-benderang.
'Bagus sekali, kalau dia puya data yang lengkap.'' MKD akan mulai menggelar rapat terkait dengan dugaan pelanggaran etika oleh Novanto, besok. Rapat pertama itu akan membahas jadwal persidangan dengan menentukan pihak-pihak yang bakal dipanggil MKD. ''Karena sifat perkaranya dengan pengaduan, pihak pertama yang akan kami undang ialah pengadu, dalam hal ini Menteri ESDM," terangnya.
Menurut Marsiaman, persidangan akan menuruti hak keterbukaan informasi. Bila yang dimintai keterangan minta sidang tertutup karena data yang disampaikan rahasia, MKD akan merun dingkan terlebih dulu dengan serius. "Jika ada temuan hukum selama persidangan, kita juga akan berkoordinasi dengan para penegak hukum.
'' Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menegaskan dukungannya agar MKD menuntaskan kasus Novanto secara transparan dan persidangan dilakukan terbuka. Ia mengakui keputusan fraksinya mengganti Guntur Sasongko dengan Fandi Utomo, salah satunya, untuk mendukung kerja MKD yang lebih akuntabel dan transparan. Strategi Golkar Pengamat politik dari Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan penggantian anggota MKD tak lepas dari pertarungan politik yang bakal terjadi. Khusus untuk penggantian yang dilakukan Golkar, ia menilainya sebagai strategi guna mem-back up Novanto.
''Termasuk untuk mencegah kemungkinan pembentukan panel MKD. Kalau panel MKD dibentuk, akan lebih sulit lagi dikontrol Novanto karena akan ada kehadiran tokoh-tokoh dari masyarakat.'' Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengakui pihaknya sengaja memperkuat 'pasukan' di MKD. "Penguatan di MKD bagi Golkar penting. Apalagi, kami mendengar informasi bahwa rekaman lengkap yang berdurasi sekitar 100 menit itu lebih mengerikan," ujarnya. (X-9)